Diseminasi Pertanian, BPTP Lampung Gandeng PWI Purworejo Adakan Pelatihan Jurnalistik

oleh -
BPTP Lampung adakan Pelatihan Jurnalistik Online dengan narasumber Hantoro Wibowo Jurnallis Kompas TV
BPTP Lampung adakan Pelatihan Jurnalistik Online dengan narasumber Hantoro Wibowo Jurnallis Kompas TV

PURWOREJO, purworejo24.com – Guna meningkatkan kemampuan SDM dalam hal pendiseminasian teknologi pertanian, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Lampung bekerjasama dengan PWI Kabupaten Purworejo Provinsi Jawa Tengah mengadakan pelatihan jurnalistik.

Pelatihan jurnalistik yang dilaksanakan secara daring atau online ini diadakan selama 2 hari yaitu pada 26 hingga 27 Januari 2022. Kegiatan pelatihan jurnalistik ini dibuka oleh Kepala BBP2TP, Dr. Ir. Fery Fahrudin Munier, M.Sc. IPU, yang dalam sambutannya menyatakan bahwa dalam pembangunan pertanian seringkali terdapat gap antara teknologi pertanian dengan masyarakat pengguna.

Melalui diseminasi pertanian dengan bahasa yang sederhana dan lugas diharapkan teknologi pertanian yang telah dihasilkan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Kementerian Pertanian dapat tersebar secara masif.

“Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi ajang untuk mendalami pengetahuan terkait jurnalistik dan menjadi sarana dalam meningkatkan diseminasi teknologi pertanian yang sudah dihasilkan”,

Kepala BBP2TP juga berharap setelah pelatihan ini berlangsung dapat menghasilkan naskah-naskah diseminasi teknologi pertanian yang siap dipublikasi baik di media masa maupun media sosial.

Sementara itu Ketua PWI Kabupaten Purworejo, Aris Himawan, S.H., dalam sambutannya mengapresiasi kerjasama antara BPTP Lampung dengan PWI Kabupaten Purworejo sehingga pelatihan ini dapat terselenggara dengan baik.

“Semoga semua potensi pertanian yang ada dapat diinformasikan dan dimanfaatkan ke khalayak umum yang lebih luas”, harap Aris Himawan.

Berlaku sebagai narasumber dalam pelatihan ini adalah Hantoro Wibowo, jurnalis Kompas TV yang bertugas di wilayah Purworejo. Pada hari pertama, materi yang disampaikan meliputi Teknik Peliputan, Teknik Menulis Berita dan Teknik Penulisan Press Release.

Sedangkan pada hari ke 2, materi yang disampaikan diantaranya Teknik Wawancara, Teknik Fotografi, Teknik Pembuatan video, serta Pembuatan Konten di Media Sosial.

Selain menyampaikan materi, pelatihan juga dikombinasikan dengan sesi diskusi. Pada sesi diskusi, banyak peserta yang terlibat aktif mengikutinya. Para peserta juga terlihat aktif mengajukan sejumlah pertanyaan. Hingga acara ditutup sejumlah peserta masih banyak yang mengajukan pertanyaan.

BPTP Lampung adakan Pelatihan Jurnalistik Online dengan narasumber Hantoro Wibowo Jurnallis Kompas TV
BPTP Lampung adakan Pelatihan Jurnalistik Online dengan narasumber Hantoro Wibowo Jurnallis Kompas TV

Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Lampung, Dr. Drs. Jekvy Hendra, M.Si. saat menutup acara berharap acara ini bermanfaat dan membawa kemaslahatan bagi masyarakat luas.

“Mudah-mudahan apa yang dibawakan oleh narasumber dapat bermanfaat dan membawa kemaslahatan bagi kita semua untuk dapat membangun kegiatan media sosial lebih baik lagi, terarah dan terukur sehingga bisa bermanfaat bagi kehidupan masyarakat terutama sekali bagi kelompok tani ataupun juga kepada orang-orang yang menerima segala informasi yang berkaitan dengan kegiatan-kegiatan yang kita lakukan melalui media social”, kata Jekvy Hendra.

Acara ini diikuti lebih dari 520 peserta dari 24 propinsi, dan berbagai instansi, ASN maupun non ASN, mulai dari berbagai instansi di Kementerian Pertanian, Sekretariat DPR RI Komisi IV, Kominfo, hingga instansi di lingkup BNN.

“Saya lihat sampai akhir hampir sekitar 240 orang, ini posisinya tidak ada yang meninggalkan tempat. Ini saya juga kaget. Target dari awal cuman 50 orang untuk yang ikut serta tapi permintaan bahkan juga dari beberapa partai politik pun menginginkan untuk ikut, bisa bergabung bersama. Terpaksa kami juga akhirnya membuka akses yang lebih jauh” ungkap Jeckvy.

Jekvy juga meminta jajarannya untuk menjadikan ini sebagai titik awal dan dibuat program secara berkala.

“Mudah-mudahan ini sebagai awal sebagai titik dapat membuatkan program yang berkala. Tidak lain dari aspek media sosial dalam pola-pola yang lebih bagus lagi” pungkas Jeckvy.(P24/bayu)

Tinggalkan Balasan