EkonomiPemerintahanPendidikanSeni BudayaSosial

SDN Sebomenggalan Tak Jadi Pindah Tahun Ini

392
×

SDN Sebomenggalan Tak Jadi Pindah Tahun Ini

Sebarkan artikel ini
SDN Sebomenggalan
SDN Sebomenggalan

PURWOREJO, purworejo 24.com – Polemik penggusuran SDN Sebomenggalan, Purworejo, Jawa Tengah yang akan dijadikan lokasi pembangunan kompleks hotel akhirnya menemui titik temu. Pemindahan SDN Sebomenggalan ditunda hingga Pemerintah Daerah (Pemda) menyiapkan gedung SD baru.

Hal tersebut terungkap setelah adanya audiensi DPRD, Dinas terkait dan wali murid. Ketua DPRD Kabupaten Purworejo Dion Agasi Setiabudhi menjelaskan, polemik tersebut terselesaikan dengan beberapa solusi setelah para pihak bermusyawarah dan duduk bersama. Beberapa solusi yang dihasilkan merupakan usulan dari beberapa pihak yang berkaitan langsung dengan rencana penggusuran SDN Sebomenggalan diantaranya Dindikpora Kabupaten Purworejo, Dinas PUPR Purworejo, perwakilan wali murid dan perwakilan DPRD Purworejo.

“Terkait polemik pemindahan SD Sebomenggalan, kami di DPRD telah melakukan rapat dengan Sekda dan jajarannya pada Jumat, (19/11/2021) yang lalu, dan hari ini saya bersama pimpinan dewan langsung berkoordinasi dengan dinas terkait. Selain itu saya berkesempatan bertemu dengan perwakilan wali siswa dan kepala SDN Sebomenggalan untuk duduk bersama, musyawarah mencari solusi yang terbaik,” katanya kepada Purworejo 24.com usai rapat pada Senin (22/11/2021).

Audiensi antara DPRD, Dindikpora, dan wali murid terkait pemindahan SDN Sebomenggalan
Audiensi antara DPRD, Dindikpora, dan wali murid terkait pemindahan SDN Sebomenggalan

Dion menambahkan setidaknya ada 3 hasil dalam audiensi tersebut. Yang pertama SDN Sebomenggalan tetap akan menempati lokasi saat ini hingga 2024 menunggu Pemda menyiapkan gedung sekolah di lokasi yang baru. Hal itu guna mencegah menurunnya kualitas belajar yang dikhawatirkan jika SD dipindah tanpa ada gedung baru yang disediakan.

“Yang kedua, pemerintah daerah di tahun 2023 akan membangun gedung SD baru yang representatif di lokasi SD Kepatihan saat ini, yang nantinya akan digunakan untuk SD Sebomenggalan dan SD Kepatihan dengan bangunan gedung ruang kelas, dan lain-lain, terpisah untuk masing-masing SD,” katanya.

Pemindahan ke lokasi baru, tambah Dion, akan dilakukan di tahun 2024 saat gedung sekolahan yang nantinya dibangun siap digunakan. Pihaknya berharap keputusan bersama ini bisa menjadi jalan tengah terbaik yang bisa diterima semua pihak.

“Saya apresiasi pemerintah daerah bergerak cepat untuk merespons polemik pemindahan SD ini. Saya kira ini menjadi solusi yang terbaik. Kami minta dinas pendidikan segera saja bersurat memberitahukan info ini kepada pihak sekolah, agar tidak muncul disinformasi di masyarakat,” tandasnya. (P24-Bayu)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.