EkonomiLingkungan HidupPendidikan

Perwakilan 12 Pesantren di Jateng Dilatih Mengolah Sampah di Purworejo

223
×

Perwakilan 12 Pesantren di Jateng Dilatih Mengolah Sampah di Purworejo

Sebarkan artikel ini
Baznas Propinsi Jawa Tengah mengelar pelatihan pengolahan sampah untuk perwakilan Ponpes se-Jateng di SMKN 1 Purworejo
Baznas Propinsi Jawa Tengah mengelar pelatihan pengolahan sampah untuk perwakilan Ponpes se-Jateng di SMKN 1 Purworejo

PURWOREJO, purworejo24.com – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Propinsi Jawa Tengah mengelar pelatihan pengolahan sampah menjadi pupuk organik dan limbah plastik menjadi bahan bangunan. Sedikitnya 12 perwakilan pondok pesantren se-Jawa Tengah mengikuti pelatihan yang digelar di Purworejo ini.

Sekretaris Baznas Jateng Moh Ahyani menjelaskan, pelatihan dilaksanakan selama tiga hari mulai dari tanggal 23-26 Mei yang diikuti 60 peserta pelatihan dipusatkan di SMKN 1 Purworejo. Kegiatan ini dilakukan untuk mencetak santri – santri yang mampu bersaing dalam dunia bisnis terutama bisnis pengolahan sampah.

“Seperti kita ketahui bersama bahwa limbah rumah tangga ditiap -tiap kabupaten dan kota ini cukup banyak. Karena itu, kita akan membantu pengolahan limbah rumah tangga itu menjadi bahan yang bermanfaat,” katanya kepada purworejo24.com pada Rabu (26/05/2021)

Baznas Jawa Tengah mengelar pelatihan pengolahan sampah untuk perwakilan Ponpes se-Jateng di SMKN 1 Purworejo
Baznas Jawa Tengah mengelar pelatihan pengolahan sampah untuk perwakilan Ponpes se-Jateng di SMKN 1 Purworejo26

Materi yang diberikan yakni pengolahan limbah sampah organik menjadi pupuk organik padat dan cair. Peserta juga diberi pengolahan limbah plastik menjadi bahan bangunan. Kegiatan tersebut juga turut dihadiri oleh Ketua Baznas Kabupaten Purworejo, KH Achmad Hamid dan pengurus, Kepala SMKN 1 Purworejo Indriyati, Agung Rahayu dan Forkopimcam Kecamatan Banyuurip. Lebih lanjut, Ahyani mengatakan, pelatihan ini untuk menciptakan kewirausahaan di pondok pesantren. Para peserta juga akan dibantu permodalan dan alat pengolahannya.

“Saya minta peserta pelatihan ini bisa membuat usaha sendiri dan menularkan pada santri lainnya” ujar Achyani.

Sementara itu, para peserta pelatihan ini sebelumnya mendapat materi wawasan kebangsaan dari Komandan Kodim 0708 Purworejo Letkol Infanteri Lukman Hakim. Dandim mengatakan, kegiatan pelatihan pengolahan sampah ini merupakan salah satu bagian pembekalan bagi peserta yang kedepannya untuk lebih baik dan efektif dalam merubah barang yang tidak ada manfaatnya menjadi sumber energi yang lain.

“Kedisiplinan, inovatif dan kreatif dengan perencanaan yang matang akan menuai hasil yang maksimal,” ujarnya. (P24-Bayu)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.