Pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1442 H, Polres Purworejo Gelar Operasi Ketupat 2021

oleh -
Ratusan personil POlres Purworejo dan instansi terkait melalukan apel persiapan Operasi Ketupat 2021
Ratusan personil POlres Purworejo dan instansi terkait melalukan apel persiapan Operasi Ketupat 2021
head banner Universitas Putra Bangsa Kebumen

PURWOREJO, purworejo24.com – Dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1442 H Polres Purworejo menggelar apel kesiapan Operasi Ketupat 2021. Kegiatan tersebut dilaksanakan di halaman Mapolres Purworejo dan diikuti ratusan personil kepolisian setempat.

Kapolres Purworejo, AKBP Rizal Marito, usai memimpin apel menjelaskan, Operasi itu akan dilaksanakan mulai Kamis (06/05/2021) hingga Senin (17/05/2021) mendatang.

“Operasi Ketupat 2021 digelar untuk menciptakan suasana kondusif, aman dan tertib pada Ramadhan hingga Idul fitri 1442/Hijriah di masa pandemi COVID-19,” katanya kepada purworejo24.com pada Rabu (05/05/2021).

Kapolres Purworejo AKBP Rizal Marito saat memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2021
Kapolres Purworejo AKBP Rizal Marito saat memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2021

Kapolres menambahkan dalam Operasi Ketupat ini Polres Purworejo telah menyiapkan 3 Pos Pam, 1 Pos Pelayanan, 1 Pos Terpadu dan 7 Pos Pantau untuk mengantisipasi arus mudik lebaran. Semua pos yang berjumlah sepuluh tersebut terletak di perbatasan-perbatasan juga di kota yang merupakan tempat berlalunya pemudik seperti di terminal dan stasiuan kereta api.

“1 titik penyekatan itu merupakan titik check point yang disiapkan oleh aparat kepolisian yang terletak di perbatasan provinsi jateng dan DIY,” jelasnya.

Kapolres juga menyampaikan, sebelum Operasi Ketupat dilaksanakan, Polri telah melaksanakan Operasi Keselamatan 2021 yang digelar dari tanggal 12 sampai 25 April 2021 lalu. Operasi Keselamatan ini berfokus pada sosialisasi larangan mudik kepada masyarakat guna memutus mata rantai penularan COVID-19 di Tanah Air.

Dalam operasi itu, Polri berupaya menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menunda mudik dan mengisi lebaran berkumpul bersama keluarga di rumah saja. Upaya ini dilakukan agar Indonesia tidak seperti India yang kini diterjang oleh ‘tsunami’ COVID-19. Tsunami COVID-19 di India terjadi setelah masyarakatnya yang mayoritas beragama Hindu melakukan ritual keagamaan di sepanjang Sungai Gangga.

“Operasi keselamatan yang kemarin memiliki target memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Mencegah masyarakat melaksanakan mudik lebaran 2021 yang tujuannya untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19,” tegasnya.

Menurut data, kekuatan personel yang dilibatkan dalam Operasi Ketupat 2021 ada sekitar 395 anggota. Jumlah ini merupakan personel gabungan yang terdiri atas,  personel Polres dan Polsek Jajaran belum termasuk instansi terkait. Jumlah tersebut masih fluktuatif, dan kemungkinan masih ada penambahan.

“Adapun personel instansi terkait yang dilibatkan yakni personel TNI, personel Dishub, personel Satpol PP. Operasi Ketupan 2021 juga melibatkan personel dari Dinas Kesehatan, anggota Pramuka, anggota Linmas, petugas Jasa Raharja, petugas Basarnas dan petugas Senkom,” pungkasnya. (P24-Bayu)