EkonomiKesehatanSosial

Warga Keturunan Tionghoa Beri Bantuan 20 Ton Beras dan 40 Ribu Masker

58
×

Warga Keturunan Tionghoa Beri Bantuan 20 Ton Beras dan 40 Ribu Masker

Sebarkan artikel ini
Panitia Imlek Nasional 2021 secara simbolis menyerahkan bantuan sosial peduli Covid-19 berupa beras 20 ton dan 40 ribu masker kepada Bupati Purworejo
Panitia Imlek Nasional 2021 secara simbolis menyerahkan bantuan sosial peduli Covid-19 berupa beras 20 ton dan 40 ribu masker kepada Bupati Purworejo

PURWOREJO, purworejo24.com – Warga keturunan Tionghoa  yang tergabung dalam Panitia Imlek Nasional 2021 memberikan bantuan sosial peduli Covid-19 berupa beras 20 ton dan 40 ribu masker untuk dibagikan kepada yang masyarakat yang membutuhkan. Bantuan tersebut diserahkan kepada Pemda, Polri dan Kodim yang nantinya akan didistribusikan kepada masyarakat kurang mampu dan terdampak Covid-19.

Secara simbolis bantuan diserahkan kepada Bupati Purworejo Agus Bastian, dan kemudian diserahkan secara simbolis kepada perwakilan masyarakat di Pendopo Kabupaten Purworejo, Kamis (06/05/2021). Turut hadir perwakilan Kodim dan Polres, Ketua FKUB serta Kabag Kesra Setda Purworejo. Bupati pada kesempatan itu menyampaikan apresiasinya kepada Panitia Imlek Nasional yang sudah membantu Pemerintah dalam meringankan beban masyarakat terdampak pandemi Covid-19. Menurutnya, semangat gotong royong memang harus terus dikembangkan dalam menghadapi kondisi luar biasa saat ini.

“Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat memotivasi semua pihak untuk berbuat baik dengan penuh keikhlasan dalam membantu sesama yang tengah kesulitan akibat Covid-19,” katanya kepada purworejo24.com usai kegiatan.

Bupati menambahkan, pandemi Covid-19 telah berdampak pada kehidupan sebagian besar masyarakat Indonesia  termasuk di Kabupaten Purworejo. Hal ini tentunya mempengaruhi kualitas kehidupan dan pada akhirnya pasti akan menurunkan tingkat kesejahteraan. Guna  meminimalisir dampak situasi krisis, berbagai kebijakan sosial telah diupayakan oleh Pemerintah untuk membantu masyarakat terdampak pandemi Covid-19.

“Upaya Pemerintah saja tidaklah cukup, namun juga diperlukan peran dari berbagai pihak termasuk yayasan sosial dan keagamaan serta komunitas-komunitas lainnya, untuk menghentikan penyebaran Covid-19 serta mengatasi dampaknya,” imbuhnya.

Dalam situasi pandemi selama ini, lanjutnya, berbagai elemen masyarakat telah bertindak luar biasa. Baik dalam penggalangan bantuan bagi warga yang membutuhkan, maupun berkontribusi dalam menekan laju wabah. (P24-Bayu)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.