PURWOREJO, purworejo24.com – Pasca terjadinya bentrokan antara aparat kepolisian Resor Purworejo dan warga Desa Wadas Jumat (23/04/2021) siang, hari Sabtu (24/04/2021) kondisi Desa Wadas kembali kondusif dan normal. Di lokasi kejadian sudah tidak ada lagi pemblokiran jalan dan tidak terlihat penjagaan aparat.
Kondisi Desa Wadas yang kembali kondusif ini juga ditegaskan oleh Kapolres Purworejo AKBP Rizal Marito saat jumpa pers di Mapolres Purworejo, Sabtu (24/4/2021) sore. Kapolres menjelaskan bentrokan terjadi akibat adanya sebagian warga Desa Wadas yang menolak adanya sosialisasi Penambangan Quarry di lokasi tersebut. Bentuk penolakan warga diwujudkan dalam bentuk memblokir jalan akses masuk ke Desa Wadas. Untuk mengamankan ketertiban umum akhirnnya Polisi dibantu Brimob dan TNI menyingkirkan batu dan pohon yang digunakan wargauntuk memblokir jalan, akibat kejadian tersebut bentrok pun tak dapat dihindari.
“Untuk situasi pada saat ini di Desa Wadas sudah sangat-sangat kondusif,” katanya saat jupa pers didampingi Dirintelkam Polda Jateng Kombes Jati Wiyoto Abadi.
Rizal menambahkan saat ini warga sudah beraktifitas seperti biasanya. Pihaknya juga menjamin keamanan dan keselamatan warga Desa Wadas. Rizal juga mengatakan bahwa warga dihimbau jangan takut untuk melaksanakan kegiatan seperti biasnya.
Informasi yang dihimpun purworejo24.com bahwa pada Senin depan (26/04/2021) pihak BBWSO dan BPN akan melakukan pemasangan patok di daerah yang nantinya akan di jadikan lokasi tambang. Untuk itu Polres Purworejo masih mnunggu rapat terakhir dan jadwal dari BPN maupun BBWSO terkait agenda tersebut.
“Kami masih menunggu rencana kegiatan maupun rapat koordinasi yang akan dilakukan BPN atau BBWSO, Schedule-nya sampai saat ini kami masih belum mendapatkannya,” katanya.
Kapolres menambahkan kerusuhan yang terjadi di Desa Wadas kemarin pihaknya mencurigai adanya oknum Anarko yang sengaja untuk menunggangi aksi tersebut. Banyak yang disinyalir orang-orang kelompok anarko yang berasal dari jogja dan solo.
“Kita duga ini adalah kelompok Anarko, kalau dilihat penapilannya orang-orang ini adalah bukan orang Wadas, justru berasal dari orang-orang luar Purworejo, kita duga adalah kelompok-kelompok itu,” katanya. (P24-Bayu)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.








