EkonomiKesehatanPendidikan

Ratusan Pesantren, MDT dan TPQ Terima BOP 1,7 Miliar

137
×

Ratusan Pesantren, MDT dan TPQ Terima BOP 1,7 Miliar

Sebarkan artikel ini
Santriwati mengaji
Santriwati mengaji

PURWOREJO, purworejo24.com – Ratusan Pesantren, Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) dan Taman Pendidikan Al Quran (TPQ) di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah menerima Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) dari Kementerian Agama. BOP ini diberikan sebagai kebijakan pemerintah dalam rangka pencegahan Covid-19 sekaligus pemulihan ekonomi nasional (PC PEN) di lingkungan pendidikan agama Islam.

JMU Seksi Pendidikan Agama Islam non Formal pada Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Purworejo, Miftahudin, saat ditemui di kantornya, pada Selasa (23/3/2021), mengatakan, guna membantu masyarakat dalam pencegahan penyebaran Covid-19, utamanya bagi para pengasuh, guru, pembina dan santri di lingkungan pendidikan Islam, Kementerian Agama telah mengucurkan anggaran untuk meringankan beban operasional bagi pesantren  dan pendidikan agama Islam.

“Bantuan BOP itu telah diberikan oleh pemerintah menjadi beberapa tahap, yaitu tahap 1, tahap 2, tahap 3 dan tahap 4. Saat ini sudah masuk dalam pembagian tahap 4,” katanya.

Disebutkan, besaran BOP yang diberikan yaitu BOP bagi pesantren dengan santri di bawah 500, mendapat BOP 25 juta. Untuk pesantren sedang yakni dengan jumlah 500 – 1000 santri, mendapat bantuan sebesar 40 juta dan pesantren besar dengan santri lebih dari 1000 orang mendapat BOP sebesar 50 juta.

“BOP untuk MDT dan TPQ, masing-masing mendapat BOP sebesar 10 juta. Sementara untuk bantuan PJJ lembaga keagamaan Islam, masing-masing sebesar 15 juta,” sebutnya.

Sesuai data yang ada di kantor Kemenag Purworejo, ada 181 lembaga MDT yang menerima BOP dengan jumlah total bantuan sebesar Rp120.700.000,00, 147 pondok pesantren dengan jumlah total bantuan Rp611.575.000,00 dan 801 lembaga TPQ dengan jumlah total bantuan Rp1.030.108.000,00.

“Jadi total keseluruhan bantuan yang diberikan di Kabupaten Purworejo ada Rp1.762.383.000,00. Penyaluran BOP ini diharapkan dapat meringankan biaya operasional pesantren dan pendidikan keagamaan Islam, serta membantu upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Silahkan bagi yang menerima untuk dipergunakan sesuai fungsi dan keperuntukanya,” harapnya.

Sementara itu, pengasuh TPQ Al Hidayah Desa Popongan Kecamatan Banyuurip, Miftahuzzaman, mengaku senang jika TPQnya menjadi salah satu lembaga yang mendapatkan BOP. Bantuan itu telah diterimanya pada Februari 2021 lalu dan telah digunakan untuk pembelian masker, handsanitazer dan face shield.

“70 persen kami belanjakan untuk alat alat pelindung dan pencegah penyebaran Covid-19, lalu yang 30 persen kami berikan untuk operasional madrasah,” katanya.

Bantuan itu, lanjutnya, mesti baru pertama ini diberikan, sangat bermanfaat bagi TPQ yang memiliki 45 santri dan 4 ustad.

“Harapan kami bantuan ini bisa berlanjut namun Covidnya yang berhenti. BOP ini sangat membantu untuk memenuhi sesuatu yang belum terpenuhi dan dengan adanya bantuan ini bisa untuk membeli peralatan dan meringankan kebutuhan TPQ,” ujarnya.(P24/Wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.