PemerintahanPendidikanSosial

Beredar Poster Ajakan Demo “Purworejo Memanggil”

284
×

Beredar Poster Ajakan Demo “Purworejo Memanggil”

Sebarkan artikel ini
poster purworejo memanggil
poster purworejo memanggil

PURWOREJO, purworejo24.com – Setelah ramai diperbincangkan di media sosial dan sempat membuat geger warga Purworejo akhirnya selebaran berjudul “Purworejo Memanggil” pun mendapat tanggapan dari beberapa elemen masyarakat. Pada poster yang beredar berisi ajakan kepada elemen masyarakat untuk berunjuk rasa tersebut tertuliskan aksi masa akan berkumpul di depan Kampus Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMP) pada JUamt (9/10.2020) pukul 08.00 WIB sampai menang. Pada poster tersebut juga tertuliskan mosi tidak percaya kepada pemerintah, turunkan Jokowi-Ma’ruf dan seruan untuk membubarkan DPR serta mencabut RUU Cipta Kerja.

Menurut pantauan purworejo24.com di lokasi yang tertera pada poster tersebut ternyata tidak ada satupun masa yang akan melakukan aksi pada hari tersebut. Bahkan kampus UMP juga terlihat sepi karena mayoritas mahasiswa masih melakukan pembelajaran daring.

Sementara itu Ika Imroatun Setiyani, Ketua Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Purworejo mengungkapkan bahwa pihaknya dan seluruh organisasi otonom Muhammadiyah tidak terlibat sedikitpun terkait poster yang beredar. Sampai saat ini pihaknya masih terus mengkaji soal draf RUU Cipta Kerja yang ramai diperbincangkan.

“Dari Kami IMM Purworejo dan seluruh Ortom Muhammadiyah atau UM Purworejo tidak terlibat dalam aksi yang akan dilaksankan pada waktu yang tertera di poster tersebut. Dan aksi yang tertera di poster tersebut di luar Muhammadiyah,” katanya kepada purworejo24.com pada Jumat (09/10/2020)

Pihaknya menambahkan terkait akan melaksanakan aksi apa tidak terkait RUU Cipta Kerja, dirinya masih berkomunikasi lanjutan dengan internal IMM. Pihaknya juga menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang telah terjadi.

“Sampai sejauh ini kami belum bisa memberikan jawaban mengenai aksi mas. Kami masih meningkatkan komunikasi internal mengenai hal tersebut,” katanya.

Sementara itu Rektor Universitas Muhammadiyah Purworejo menegaskan bahwa di UMP tidak ada pengumpulan massa maupun izin dari elemen masyarakat yang menggelar aksi di UMP. Pihaknya juga mengaku pembelajaran berjalan seperti biasa yaitu daring.

“Bukan dari UMP (poster purworejo memanggil), Tidak ada yang minta izin dan tidak ada aksi,” tandasnya. (P24-Bayu)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.