PURWOREJO, purworejo24.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Purworejo menggelar Swab Test massal di desa Krandegan, Kecamtan Bayan, Purworejo Jawa Tengah. Hal itu dilakukan setelah diketahui ada penambahan positif Covid-19 yang signifikan di Purworejo yang dua diantaranya merupakan warga desa Krandegan.
Jubir Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Purworejo Dr Tolkha Amaruddin menjelaskan pihaknya selama dua hari yaityu Jumat dan Sabtu (17-18/7/2020) akan melakukan tes Swab di tujuh tempat yang terindikasi ada pasien Positif Covid-19. Hal ini dilakukan untuk untuk melacak penyabaran virus Corona.
“Tim swab massal kita lakukan di beberapa tempat yaitu:
1. Permata yang dilakukan oleh Dr. Aswita dan bu Eli dan mas trias
2. Panti Waluyo Dr. Tolkha dan Dr. Erni dan mbk sifa
3. Lugosobo Dr. Dewi dan mbk maya
4. Butuh Dr. Hendi dan Dr Santi kurang lebih 60 org
5. Sindurjan Dr. Dimas Alan
6. Bayan Dr. Huda
7. Brenggong Dr. Nawang dan mas Erwin,” katanya kepada purworejo24.com
Pihaknya menambahkan sedangkan Pasar Suronegaran masih dalam proses tracing. Di kecamatan Bayan sendiri yang menjadi salah satu tempat Swab masal dihadiri oleh belasan warga yang sempat kontak dengan pasien positif Covid-19.
Sementara itu dari belasan warga tersebut ada 2 orang yang tidak menghadiri undang dari tim gugus tugas, sehingga tim gugus harus mendatangi rumah warga tersebut untuk melakukan test Swab. Setelah tim datang kerumah warga tersebut akhirnya mau melakukan test Swab oleh tim gugus tugas.
“Kalau yang terbaru ada penambahan data 2 orang kemudian kita kembangkan kontaknya dan kita tracing dengan siap saja dan hari ini yang kita Swab, jumlahnya 15 orang,” kata Puput fitriana Dewi Tim gugus Tugas dari puskesmas Bayan pada purworejo24.com pada Jumat (17/07/2020)
Ia menambahkan hasil test Swab akan keluar pada 3 hari ke depan. Kepala Desa Krandegan Dwinanto menjelaskan untuk pasien positif Covid-19 di desanya sampai saat ini masih ada 2 orang meskipun sebelumnya juga ada tapi sudah sembuh. Dua orang pasien baru tersebut sudah diisolasi di rtisolasi yang telah disediakan pihak desa yang letaknya dibelakang balai Desa Krandegan.
“Pasien meskipun positif tapi tidak mengalami gejala yang parah sehingga kita isolasi di ruang yang sudah kita siapkan, untuk kebutuhan pasien memang sudah kita siapkan,” tandasnya. (P24-Bayu)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.









