InspirasiKesehatanPemerintahan

Sediakan Lahan 2 Hektare, Desa Sidomulyo Siap Terima Jenazah Korban Corona

3767
×

Sediakan Lahan 2 Hektare, Desa Sidomulyo Siap Terima Jenazah Korban Corona

Sebarkan artikel ini
Kades Sidomulyo menunjukkan lahan untuk pemakaman korban Cofid-19
Kades Sidomulyo menunjukkan lahan untuk pemakaman korban Cofid-19

PURWOREJO, purworejo24.com – Aksi penolakan jenazah pasien virus corona (covid-19), yang viral terjadi baru-baru, telah menggugah hati warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Purworejo, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Desa itu menyatakan siap menerima jasad pasien Corona dari manapun untuk dimakamkan di desa itu jika terjadi penolakan di derah lain.

Kepala desa Sidomulyo, Setyono Hadi, kepada purworejo24.com, mengatakan, pihaknya bersama pemerintah desa Sidomulyo dan segenap warga masyarakat mengaku prihatin dengan aksi penolakan jenazah yang terjadi di sejumlah daerah.

“Jadi saya melihat dengan rasa kemanusiaan setelah adanya informasi di media masa terkait dengan penolakan pemakaman bagi warga terdampak corona yang meninggal dunia, kami Pemerintah Desa Sidomulyo, bersama para tokoh warga masyarakat, apabila ada di daerah manapun baik di dalam propinsi Jawa Tengah maupun di luar Jawa Tengah, jika masih ada penolakan, kami siap menerima mereka untuk dimakamkan di desa ini,” kata Setyo Hadi, saat ditemui di lokasi pemakaman, Minggu (11/4/2020).

Desa Sidomulyo, Purworejo
Desa Sidomulyo, Purworejo

Dijelaskan, Desa Sidomulyo memiliki lahan yang berstatus milik desa atau kas desa dengan luas sekitar dua hektar yang berada di Dusun Dukuh Kidul dan Gunung Tumpeng, yang disediakan untuk lokasi pemakaman.

“Tanah itu merupakan tanah kas desa yang diperuntukkan untuk tempat pemakaman umum warga Desa Sidomulyo, di beri nama pemakaman Mbah Kyai Brojo, namun dari luasan lahan hampir 3 hektar itu masih digunakan sebagai pemakaman baru sekitar 1/4 hektar dan sisanya masih banyak sekali, jadi siapa saja dari mana saja yang mengalami penolakan jenazah silahkan dimakamkan di lokasi ini, baik malam, pagi atau siang hari kami siap,” tegasnya.

Disampaikan, hingga saat ini belum ada warga yang meninggal akibat terpapar Corona dan dimakamkan di lokasi itu, dan pihaknya berharap tidak ada lagi warga yang meninggal akibat Corona dan adanya penolakan warga.

“Kami berharap, kasus atau masalah virus corona bisa segera selesai dan kembali seperti semua. Jadi tidak ada rasa kemanusiaan yang hilang dan tidak lagi terjadi penolakan,” ujarnya.

Sementara itu juru bicara Pemerintah Kabupaten Purworejo, dr Darus, mewakili Pemerintah Kabupaten Purworejo, menyambut baik inisiatif pemerintah Desa Sidomulyo dan warga yang siap menyediakan lahan untuk pemakaman jenazah terdampak corona, jika masih terjadi penolakan.

“Tentu itu sesuatu yang baik. tetapi tetap perlu disampaikan dan dibicarakan di tingkat kabupaten karena mungkin bisa menimbulkan konflik sosial juga,” katanya.(P24-Drt)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.