EkonomiInspirasiKesehatan

Pengusaha Asal Purworejo Lelang Satu Bus untuk Donasi Penanganan Covid-19

1015
×

Pengusaha Asal Purworejo Lelang Satu Bus untuk Donasi Penanganan Covid-19

Sebarkan artikel ini
Satu unit bus milik pengusaha asal Kutoarjo diellang untuk donasi penanganan Covid-19
Satu unit bus milik pengusaha asal Kutoarjo diellang untuk donasi penanganan Covid-19

PURWOREJO, purworejo24.com – Seorang Pengusaha bus warga Purworejo Jawa Tengah patut diacungi jempol. Pasalnya di tengah omset yang menurun drastis hingga 90 persen ia malah membuka lelang untuk membantu penanganan Covid-19. Ia tergerak hatinya untuk mendonasikan setengah dari hasil penjualan bus yang nantinya akan terjual sebagai wujud dukungannya terhadap penanganan virus yang banyak meresahkan masyarakat akhir-akhir ini.

Lewat halaman Facebook perusahaannya @POSumberAlam, Anthony Steven Hambali mengumumkan lelang satu unit busnya berjenis Golden Dragon. Ditemui di garasi PO Sumber Alam di Kutoarjo, Purworejo, Anthony menyatakan berapa pun hasil lelang, setengahnya akan disumbangkan kepada tenaga medis sebagai garda terdepan penanganan Covid-19 di Indonesia.

“Kita ini (masyarakat) kan susah semua mas, karena kita pengusaha bis yang kita bisa donasikan adalah bus ini,” kata Anthony sambil menunjuk bus yang akan dijualnya.

Anthony Steven Hambali pengusaha asal Kutoarjo lelang bus untuk donasi penanganan Covid-19
Anthony Steven Hambali pengusaha asal Kutoarjo lelang bus untuk donasi penanganan Covid-19

Bus dengan plat nomor AA 1656 FL, Type SR1 Karoseri Laksana dengan kapasitas 50an kursi duduk dengan tahun pembuatan 2012 itu dibuka lelang mulai dari harga 250 juta. Ia membuka lelang secara resmi lewat akun lelang omsecond.id.

“50 persen hasilnya kita akan sumbangkan lewat kitabisa.com, dan alhamdulillah yang tanya-tanya unit sudah banyak, semetara 1 dulu nanti kita lihat respon atau kalau memang ada kebutuhan lain yang mau kita lepas ya kita bisa lelang lagi,” katanya.

Pengusaha bus ini memulai lelang dari tanggal 3 april hingga 6 april 2020 pukul 17.00 WIB.

Anthony mengaku, selain 1 unit bus pihaknya juga menjual 15 ELF untuk peremajaan dan perputaran uang perusahaannya yang tengah menurun pendapatannya akibat dampak dari Virus Covid-19 ini.

“Salah satu tujuan kita menjual ini adalah sebagai jaring pengaman bagi karyawan, karena memang saat ini omset kami turun hingga 90 persen,” katanya.

Perusahaan miliknya yang mempunyai seratusan karyawan tersebut yang di hari-hari biasa bisa menjalankan 42 armada bis tapi saat ini hanya bisa beroperasi 4 unit saja setiap harinya.

“Harapannya dengan lelang ini kita bisa membantu pemerintah untuk menangani pandemi ini dengam apa yang kita mampu, jadi dapat berapa pun nanti kita sumbangkan untuk penanganan covid ini,” tandasnya. (P24-Bayu)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.