KesehatanPemerintahan

13 Orang Positif Covid-19, Pemkab Purworejo Anggarkan 35,8 Miliar

2024
×

13 Orang Positif Covid-19, Pemkab Purworejo Anggarkan 35,8 Miliar

Sebarkan artikel ini
Konferensi Pers Pemkab Purworejo terkait-Pandemi Covid-19
Konferensi Pers Pemkab Purworejo terkait-Pandemi Covid-19

PURWOREJO, purworejo24.com –  Hari ini, Selasa (21/4/2020), jumlah positif Covid-19 mengalami penambahan menjadi 13 orang. Pemkab Purworejo pun mengambil sejumlah langkah dalam mempercepat penanganan Covid-19, diantaranya dengan menyiapkan anggaran bidang kesehatan sebesar Rp 35,8 miliar.

Penggunaan anggaran Rp 35,8 miliar tersebut diantaranya untuk pengadaan APD (Alat Pelindung Diri). Pemkab juga telah menyiapkan tempat karantina di beberapa tempat bagi tenaga medis.

“Kami sudah menyiapkan beberapa tempat, di Hotel Ganesha dan Pusdiklat Kutoarjo. Kalau diperlukan Guest House Pendopo juga siap untuk digunakan,” kata Bupati saat jumpa pers di Ruang Arahiwang Setda Purworejo, Selasa (21/4/2020).

Bupati Purworejo, Agus Bastian saat Konferensi Pers terkait-Pandemi Covid-19
Bupati Purworejo, Agus Bastian saat Konferensi Pers terkait-Pandemi Covid-19

Dalam mengantisipasi penyebaran covid-19, Pemkab juga telah mengambil langkah dengan mendirikan sejumlah posko. Saat ini terdapat lima Posko Kabupaten, yakni di Krendetan, Kaligesing, Bener, Butuh dan Pituruh. Posko juga didirikan di 16 Kecamatan di Purworejo. Sedangkan di desa, sudah ada 446 posko yang didirikan secara mandiri.

“Jumlah pemudik per 20 April 2020 jam 18.00 ada sebanyak 25.429 orang. Bagi yang terlanjur mudik, harap segera melapor untuk didata,” imbuhnya.

Pemkab juga telah menyiapkan pemakaman dilahan milik pemda bagi korban yang meninggal karena Covid-19. Dua tempat yang disiapkan yakni pemakaman umum Gunung Tugel sisi timur dan Keseneng.

Sampai Rabu (22/04/2020), positif Covid-19 di Kabupaten Puworejo bertambah 6 orang, yang berasal dari klaster Gowa. Mereka terdiri dari 2 warga Kemiri, 2 warga Purwodadi, 1 warga Banyuurip dan 1 warga Bayan, yang semuanya sudah diisolasi di RSUD Dr Tjitrowardojo. Sementara itu seorang PDP warga Kecamatan Pituruh di rawat selama 3 hari di PKU Muhamadiyah Sruweng, meninggal dunia pada hari Rabu tanggal 22 April 2020 dan dimakamkan di TPU Sigenuk Desa Brengkol.

Kronologis berawal pada hari Minggu tanggal 19 April 2020 pasien merasakan tidak enak badan dan berobat di RSU Prembu. Setelah dilaksanakan observasi terdapat gejala mengarah ke Covid-19. Selanjutnya pada pukul 17.00 WIB, pasien dirujuk ke RS PKU Muhamadiyah Sruweng dan masuk ruang isolasi. Pada hari Rabu tanggal 22 April 2020 pukul 06.00 pasien meninggal dunia.

Sampai hari ini tercatat ODP berjumlah 1.796, dimana 1.102 diantaranya sudah selesai pemantauan. PDP berjumlah 33, terdiri dari 23 sembuh, 6 dirawat, dan 4 meninggal. Hasil Swab negatif 26, positif Covid-19 13 orang, dirawat 12, sembuh 1. OTG  berjumlah 266, positif rapid 44.

Isolasi di RSUD RAA Tjokronegoro yang kemarin berjumlah 12 orang, bertambah empat menjadi 16. Namun 2 diantaranya boleh pulang karena hasil swab negatif, sehingga menjadi 14 orang.(P24-Drt)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.