EkonomiInspirasiLingkungan HidupWisata

Sambut Romansa 2020, Warga Kedungpomahan Wetan Rintis Desa Wisata Agro

634
×

Sambut Romansa 2020, Warga Kedungpomahan Wetan Rintis Desa Wisata Agro

Sebarkan artikel ini
Pengunjung menikmati sunset di Bukit Kembar Si Klerep
Pengunjung menikmati sunset di Bukit Kembar Si Klerep

KEMIRI, purworejo24.com – Sektor pariwisata di Purworejo bagian barat, kini mulai menggeliat. Seiring dengan adanya program tahun kunjungan wisata (Romansa) 2020, warga Dusun Ngulap ulap, Desa Kedungpomahan Wetan, Kecamatan Kemiri, Purworejo, Jawa Tengah, merintis desa wisata agro.

Dengan adanya potensi pemandangan alam di puncak gunung kembar Si Klerep, yang dimiliki oleh Desa Kedungpomahan Wetan, warga mulai menggagas lokasi itu untuk dijadikan sebagai wahana wisata alam.

Guna mewujudkan mimpi itu, warga bersama Pokdarwis Wahana Desa Kedungpohaman Wetan, mengawali rintisan desa wisata agro dengan menanam satu juta pohon dan membangun gardu pandang di Puncak Gunung Kembar Si Tlerep.

“Wahana wisata alam agro ini kami bangun, selain untuk bisa menikmati sunset dan sunrise di puncak gunung kembar Si Tlerep, juga untuk meningkatkan perekonomian di Desa Kedungpohaman Wetan,” ungkap Kadus Ngulap ulap, Isran, saat ditemui purworejo24.com.

Warga menanam pohon di lokasi wahana wisata alam agro Bukit Kembar Si Klerep
Warga menanam pohon di lokasi wahana wisata alam agro Bukit Kembar Si Klerep

Dikatakan, warga merintis desa wisata agro di lokasi itu sejak awal tahun 2019 lalu, warga telah membangun akses jalan menuju puncak dan membangun gardu pandang di lokasi puncak.

“Ada sekitar 5 hektar lahan milik Perhutani dengan pemandangan yang sangat indah di puncak gunung kembar Si Tlerep ini, yang akan kita bangun menjadi wahana wisata alam, selain bisa menikmati keindahan alam, juga terdapat sebuah gua dengan nama Gua Tlerep,” katanya.

Warga telah menjalin kerjasama (MoU) bersama Perhutani guna membangun wahana wisata agro itu. Meski belum tahu kapan lokasi wahana wisata alam itu diresmikan, namun warga optimis, dengan waktu 3 tahun mendatang, yang diberikan oleh Perhutani, lokasi itu siap dikunjungi dan menjadi salah satu wisata andalan di wilayah Purworejo bagian barat.

“Kita gelar program penanaman satu juta pohon di lokasi ini. Berbagai tanaman buah seperti durian, pepaya, mangga dan beberapa pohon buah lain kita tanam disini, dengan harapan lokasi ini bisa menjadi lokasi wisata agro ke depannya,” tambah dr. Vera Anggraeni Rachman, Mkes, didampingi suami S. Abdulrachman yang turut membantu program penanaman pohon.

Tak hanya itu, untuk memperindah dan mempercantik lokasi puncak sebagai taman wahana wisata agro, dr Vera juga membantu ribuan bibit tanaman bunga pucuk merah untuk ditanam di lokasi itu.

“Untuk bibit tanaman, baik pohon buah maupun bibit bungan, kita paroan, 50 persen dari kami 50 persen dari warga, namun pada prinsipnya kita bareng, bersama sama membangun mimpi untuk mewujudkan puncak gunung kembar Si Tlerep bisa menjadi obyek wisata alam agro,” ujarnya.

Dengan dana seadanya, dr. Vera bersama warga masyarakat dan Pokdarwis berharap, lokasi gunung kembar Si Klerep bisa menjadi wahana wisata agro andalan Purworejo.

“Intinya selain melestarikan alam atau lingkungan, kegiatan ini untuk memajukan wahana wisata agro, dan berharap warga masyarakat desa Kedungpomahan wetan bisa meningkat kesejahteraaanya,” harapnya. (P24-Drt)

 


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.