HukumSeni BudayaWisata

Bikin Penasaran, Keraton Agung Sejagat Miliki Tempat Kungkum Raja dan Permaisuri

1867
×

Bikin Penasaran, Keraton Agung Sejagat Miliki Tempat Kungkum Raja dan Permaisuri

Sebarkan artikel ini
Batu prasasti Keraton Aagung Sjejagat
Batu prasasti Keraton Aagung Sjejagat

PURWOREJO, purworejo24.com – Lokasi Keraton Agung Sejagat (KAS) di Desa Pogungjurutengah, Bayan, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, menjadi ramai dikunjungi masyarakat dari daerah Purworejo dan sekitarnya. Hal itu lantaran lokasi tersebut menjadi tempat berdirinya keraton yang ramai diperbincangkan dengan segala pernak-perniknya, diantaranya batu prasasti  dan kolam kungkum tempat mandi permaisuri.

Sejak ramainya pemberitaaan terkait Keraton Agung Sejagat (KAS) di Purworejo, ratusan pengunjung silih berganti setiap hari mendatangi KAS karena mereka penasaran dengan muculnya keraton baru tersebut. Abdul Rozaq warga Bruno, Purworejo mengatakan dirinya penasaran dengan kabar di media sosial dan langsung mendatanginya bersama dua rekannya.

“Sudah sejak dua hari yang lalu ramai di media sosial bahkan temen-temen saling berbincang tentang ini,” katanya kepada purworejo24.com saat ditemui usai melihat lokasi keraton.

Kolam kungkum di komplek Keraton Agung Sejagat
Kolam kungkum di komplek Keraton Agung Sejagat

Pihaknya mengatakan di lokasi KAS yang fidak jauh dari Kali Jali tersebut ia menyaksikan terdapat prasasti, pendopo yang belum jadi, dan Sendang Kamulyan yang di hari tertentu digunakan oleh permaisuri dan raja untuk mandi.

Saat konferensi pers kepada media beberapa waktu lalu permaisuri yang biasa di panggil Kanjeng Ratu Dyah Gitarja menyatakan bahwa sendang yang belum jadi tersebut memang kerap digunakan untuk kungkum (mandi).

“Ya setiap Jumat Kliwon dan Selasa Kliwon biasanya kita mandi, karena menurut orang jawa adalah hari Weton (kelahiran),” katanya.

Keberadaan keraton tersebut, ditandai dengan bangunan semacam pendopo yang belum selesai pembangunannya.

Bangunan pendopo Keraton Agung Sejagat
Bangunan pendopo Keraton Agung Sejagat

Pada lokasi tersebut, juga ada sebuah batu berukuran besar yang disebut oleh pihak KAS sebagai prasasti bertuliskan huruf Jawa, di mana pada bagian kiri prasasti ada tanda dua telapak kaki. Prasasti ini disebut dengan Prasasti I Bumi Mataram. Prasasti tersebut juga menjadi bukti kekuasaan Keraton Agung Sejagat atau Empire World.(P24-Bayu)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.