EkonomiKesehatanOlah RagaPemerintahanPolitik

Wakil Bupati Tutup Gala Desa Terakhir yang Dibiayai Pemerintah Pusat

194
×

Wakil Bupati Tutup Gala Desa Terakhir yang Dibiayai Pemerintah Pusat

Sebarkan artikel ini
Penutupan Gala Desa oleh Wabup Purworejo Yuli Hastuti.
Penutupan Gala Desa oleh Wabup Purworejo Yuli Hastuti.

KEMIRI, purworejo24.com – Kegiatan Gala Desa Kabupaten Purworejo Tahun 2019 yang telah berlangsung selama kurang lebih 3 bulan yang lalu akhirnya ditutup oleh Wakil Bupati Purworejo, Yuli Hastuti. Acara yang berlangsung di Lapangan Kecamatan Kemiri tersebut sekaligus sebagai peringatan Hari Nusantara.

Sukmo Widi Harwanto, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga mengungkapkan bahwa Gala Desa 2019 ini menjadi yang terakhir yang dibiayai oleh pemerintah melalui APBN. Gala Desa selanjutnya akan diselenggarakan murni dari pemerintah kabupaten.

“Sudah tiga kali ini Gala Desa dilaksanakan dan dibiayai oleh pemerintah pusat melalui APBN tahun Anggaran 2019 dan ini yang terakhir. Selanjutnya akan kita laksanakan sendiri,” ucapnya kepada purworejo24.com usai acara pada Selasa (17/12/2019).

Penyerahan trophi kepada juara 1 lomba lari maraton 10K.
Penyerahan trophi kepada juara 1 lomba lari maraton 10K.

Pihaknya menambahkan, bahwa Gala Desa yang digelar tersebut didasari oleh Undang-undang nomor 3 tahun 2005 tentang sistem keolahragaan nasional, sebagai upaya pemerintah dalam mewujudkan revolusi mental melalui olahraga.

“Menggali dan menjaring bibit potensial yang berbakat dalam bidang keolahragaan, dari tingkat desa untuk dipromosikan ke tingkat kabupaten, wilayah, nasional dan internasional,” ucapnya.

Dalam penutupan Gala Desa kali ini juga dilakukan penyerahan hadiah kepada para pemenang yang dilakukan oleh Wakil Bupati Purworejo Yuli Hastuti. Sebagai simbol persaudaraan juga dilakukan pelepasan burung Perkutut Jawa.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Yuli Hatuti mengucapkan terimakasih kepada semua elemen yang mendukung berjalannya Gala Desa. Wakil Bupati juga berterimakasih atas jasa Ir H Juanda, Perdana Menteri RI pada waktu itu, yang dengan berani  mengumumkan Deklarasi Juanda pada 13 Desember 1957 kepada dunia. Sehingga sekarang Indonesia, khususnya purworejo dapat memetik hasil daripada deklarasi tersebut.

“Kabupaten Purworejo mempunyai wilayah pesisir sepanjang  lebih kurang 21,5 kilometer yang membentang dari timur ke barat berhadapan langsung dengan Samudera Indonesia. Namun, sumberdaya laut yang begitu melimpah itu belum kita manfaatkan secara optimal bagi kesejahteraan nelayan dan masyarakat Kabupaten Purworejo pada umumnya,” ucapnya. (P24-Byu)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.