Seni BudayaWisata

Tiga Seniman Luar Negeri Akan Turut Meriahkan Safest 2019

251
×

Tiga Seniman Luar Negeri Akan Turut Meriahkan Safest 2019

Sebarkan artikel ini
Sawunggalih Art Festival
Sawunggalih Art Festival

PURWOREJO, purworejo24.com – Sawunggalih Art Festival (Safest) kembali digelar lagi di Purworejo, Jawa Tengah tahun 2019, setelah sebelumnya pernah digelar event yang sama tahun 2018. Berbeda dari tahun lalu yang mengambil tema “On The Track”, Safest kali ini akan mengambil tema “Heaven & Earth”.

Tema kali ini akan coba dielaborasi, selain seni pertunjukan juga akan ada edukasi seni atau workhsop bagi pelajar, seniman dan peminat seni budaya lokal Purworejo dalam bentuk workshop kreativitas tari, musik & seni rupa oleh para instruktur, seniman yang dipilih oleh panitia Safest 2019.

“Safest selalu mengangkat tema yang mampu untuk menjadi sarana renungan, kontemplasi bersama. Tema kali ini mencoba memberi pemahaman kepada kita bersama untuk lebih bisa mencintai tanah leluhur, lebih membumi dalam bersikap dan berfikir, dan semua segala kebaikan yang di lakukan dengan tulus tanpa pamrih, maka kebaikan pula yang akan kita dapat  (surga ). Bumi leluhur adalah surga kita,” kata Nungki Nur Cahyani, Direktur Safest 2019 kepada purworejo24.com pada (01/11/2019)

Sawunggalih Art Festival 2019 akan kembali dilaksankaan di Stasiun Kereta Api Lama, Purworejo. (2/11/2019)
Sawunggalih Art Festival 2019 akan kembali dilaksankaan di Stasiun Kereta Api Lama, Purworejo. (2/11/2019)

Nungki menjelaskan tema ini pun bisa dipecah-pecah lagi dan berdiri sendiri menjadi beberapa pemahaman. Tema tersebut juga bisa diartikan mencintai tanah leluhur, bisa menjadi mencintai tanah air kita tinggal, atau paham nasionalisme, kemudian membumi dalam sikap dan bertindak.

“Ini adalah rumus “genuine” yang setiap daerah-daerah di Nusantara sudah punya. Misal Bali dengan Tri Hitta Karana, Islam ada berupa kitab  Al-dhifa an Al Wathan dan banyak contoh lainnya. Esensinya adalah sama, yakni menciptakan kebahagiaan, kedamaian berasal dari harmonisasi diri kita, alam semesta dan pencipta,” ucapnya

Pentas tari dan musik akan digelar pada Sabtu, 2 November 2019 mulai pukul 15.00 WIB – 23.00 WIB yang bertempat di Stasiun Lama Purworejo. Puluhan penampil, atau seniman baik dari musisi, penari dan para seniman pengisi workshop akan mempersembahkan sajian dari Safest 2019 yang tidak akan bergeser dari rel besar.

“Mereka akan total mengeksplorasi, memadukan latar panggung yang sempurna, dalam balutan bangunan heritage tahun 1800 awal, di Stasiun Purworejo Lama,” ucapnya

Sejumlah seniman dari dalam negeri dan luar negeri akan tampil di Sawunggalih Art Festival 2019, Sabtu (2/10/2019).
Sejumlah seniman dari dalam negeri dan luar negeri akan tampil di Sawunggalih Art Festival 2019, Sabtu (2/10/2019).

Seperti tahun lalu, Safest tahun ini banyak mendapat dukungan jaringan kesenimanan ataupun teknis. Diaspora Purworejo, Komunitas Lima Gunung Magelang, Dewan Kesenian Purworejo, Pemkab Purworejo dan beberapa pihak yang terkait. Selain itu gelaran ini akan dimeriahkan oleh bintang tamu yang didatangkan langsung dari luar negeri serta kota-kota besar di Indonesia.

“Dan pengisi yang berkualitas berasal dari penjuru nusantara dan luar negeri diantaranya Amerika, Iran dan Jerman. Mereka adalah penampil berkelas dan yang sudah terbukti dedikasi dalam bidang keprofesiannya itu. Talenta lokal dan ciri khas dari lokal juga kami sajikan.” urai Nungki Nur Cahyani

Selain pertunjukan seni pada kegiatan ini juga akan diadakan Workshop yang akan dilaksanakan pada 2 November 2019,  pukul 08.00 WIB-14:00 WIB bertempat di Gedung Kesenian Purworejo. (P24-Byu)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.