PURWOREJO, purworejo24.com – KH. R. Abdul Hakim Hamid dan H. Farid Solihin terpilih menjadi Rais Syuriyah dan Ketua Tanfidiyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Purworejo dalam Konfercab yang berlangsung di komplek gedung NU Center, Minggu (17/11/2019).
KH R. Abdul Hakim Hamid atau yang akrab disapa Gus Hakim menggantikan KH Said Agil Hasan al Ba’bud atau yang populer dengan sapaan Wan Hasan terpilih sebagai Rais Syuriyah. Sedangkan H. Farid Solihin terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Tanfidiyah menggantikan ketua demisioner H. Hamid AK.
Pemilihan yang awalnya diprediksi akan menghangat ternyata berjalan lancar. Bahkan keduanya sudah bisa ditetapkan sebelum masuk tahap pemilihan karena pada tahap penjaringan calon, keduanya berhasil memperoleh dukungan suara lebih dari 50%.
Ketua Tanfidiyah PC NU Purworejo demisioner Hamid AK mengungkapkan bahwa menjadi ketua NU harus sudah mengikuti kaderisasi NU yaitu Pelatihan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PKPNU). Ia menambahkan pengkaderan NU yang satu ini sudah menghasilkan ribuan kader PKPNU yang ada di Purworejo.
“Semua ada syaratnya, orang yang akan dipilih menjadi ketua sudah ikut PKPNU. Di Purworejo ini sudah ada sekitar 3.000 an kader PKPNU tinggal pilih mana nanti mereka, boleh dari MWC boleh dari ranting untuk menjadi ketua cabang. Dan juga nantinya ketua harus sudah menjadi pengurus NU cabang maupun di pengurusan banom NU,” ucapnya kepada purworejo24.com.
Wakil sekretaris PWNU Jawa Tengah, Muhammad Sohib menegaskan jika organisasi kemasyarakatan (Ormas) NU bukanlah tempat untuk mencari mata pencaharian ataupun jabatan. NU merupakan sebuah wadah organisasi untuk perjuangan demi kemaslahatan ummat serta menegakkan Islam ala Thoriqoti Ahlussunnah wal Jamaah An Nahdliyah.
“Jangan sekali-kali berpikir untuk mencari makan atau jabatan di NU. Hati-hati karena bisa kualat,” katanya saat memberikan sambutan di hadapan Pengurus PCNU, MWC dan Ranting NU se Kabupaten Purworejo pada pembukaan Konfercab NU Kabupaten Purworejo.
Sohib mengaku, dirinya hanya menyampaikan pesan itu dari salah satu pendiri NU, KH Wahab Hasbullah. Diantara pesan Mbah Wahab tersebut yakni ikutilah ulama NU serta program-program NU, jangan sampai keluar dari NU dan yang terakhir jangan mencari makan di NU. (P24-Byu)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.








