Belajar Demokrasi Sejak Dini, Puluhan Siswa SD Datangi Kantor KPU
Sebarkan artikel ini
Siswa SD ikuti Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara di Aula KPU Kabupaten Purworejo. (8/11/2019)
PURWOREJO, purworejo24.com – Diantar oleh gurunya, puluhan Siswa SD Muhammadiyah 1 Purworejo mendatangi kantor KPU Kabupaten Purworejo. Mereka mengikuti Simulasi Pencoblosan sebagai upaya untuk menanamkan pemahaman dan pendidikan pemilu sejak dini, agar nantinya dapat berperan aktif di masyarakat ketika dewasa.
Rizki Wijayanti, salah satu guru pendamping dalam kegiatan tersebut mengungkapkan puluhan siswa yang terdiri dari siswa-siswi kelas 5 dan 6 SD Muhammadiyah Purworejo 1 ini diiajak untuk belajar tentang Pemilu dan Demokrasi di Rumah Pintar Pemilu (RPP) “Galeri Demokrasi” KPU Kabupaten Purworejo.
“Kita ajarkan nilai-nilai demokrasi yang nantinya menjadi bekal mereka dalam masyarakat. Maka kita tanamkan nilai demokrasi ini sejak kecil, sehingga nantinya kedepan tidak akan ada yang menentang Pancasila dan Indonesia sebagai negara demokrasi,” ucapnya kepada purworejo24.com usai acara pada Jumat (08/11/2019).
Ketua KPU Purworejo memberi pengetahuan demokrasi ke siswa SD Muhmadiyah 1 Purworejo.
Selain Rizki Wijayanti, puluhan ssiwa tersebut juga didampingi oleh Heny Agustiningrum, dan Muna Mulyati selaku guru kelas 5 dan 6 serta guru agama SD Muhammadiyah Purworejo 1.
Kunjungan diterima oleh Ketua KPU Kabupaten Purworejo, Dulrokhim, anggota KPU Kabupaten Purworejo, Akmaliyah, serta sekretariat KPU Kabupaten Purworejo. Dulrokhim ketua KPU Kabupaten Purworejo menyambut baik dan mengapresiasi apa yang telah dilkukan oleh SD Muhammadiyah 1 Purworejo.
“Saya mengucapkan terimakasih karena siswa-siswi SD sudah mau belajar berdemokrasi sejak dini dan mau mengunjungi Galeri Demokrasi KPU Kabupaten Purworejo. Saya berharap kegiatan seperti ini bisa dilanjutkan pada tahun-tahun berikutnya agar anak-anak bisa tau bagaimana cara berdemokrasi,” ucapnya.
Sementara itu anggota KPU kabupaten Purworejo Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat, Akmaliyah juga memberikan materi tentang pentingnya Pendidikan Pemilih bahkan Pendidikan kepada Pra Pemilih seperti siswa siswi SD yang masih belum mempunyai hak pilih.
“Karena pendidikan pemilih sejak dini, kepada Pra Pemilih bertujuan jangka panjang, yaitu untuk menyadarkan masyarakat akan arti pentingnya Pemilu dan berpartisipasi pada semua tahapan Pemilu,” ucapnya
Dalam kesempatan itu Akmaliyah juga mengenalkan, tentang Galeri Demokrasi KPU kabupaten Purworejo, serta pengenalan terhadap Lembaga Penyelenggara Pemilu yang ada di Indonesia. Serta ia menjelaskan tentang bagaimana Pemilu dilaksanakan di Indonesia untuk memilih Eksekutif maupun legislatif sebagai perwakilan dari rakyat Indonesia dan juga pelaksanaan Sila dalam Pancasila.
“Kita dalam menyelenggarakan pemilu mempunyai asas, asas Pemilu di Indoneisa yaitu LUBER JURDIL. Jadi setiap apa yang dilakukan oleh penyelenggara harus berdasarkan asas tersebut. Misalnya dalam pemilihan bupati yang akan kita laksanakan tahun 2020 besok harus secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil,” ucapnya
Acara dilanjutkan dengan pemutaran video tentang penjelasan Teknis Penyelenggaraan Pemilu di Indonesia, siapa yang sudah mempunyai hak pilih, dan yang tidak mempunyai hak pilih. Dikenalkan pula tentang Trias Politika beserta dengan tugas dan fungsinya. Sesi acara yang terakhir yaitu Simulasi Sederhana Pemungutan dan Penghitungan Suara di TPS.
“Acara Simulasi Pemungutan dan Penghitungan suara dilaksanakan di Aula KPU kabupaten Purworejo dipandu oleh Sekretariat KPU Kabupaten Purworejo. Simulasi dilaksanakan dengan antusias oleh semua siswa siswi yang datang. Mereka bertindak sebagai petugas KPPS juga sebagai Pemilih dalam simulasi tersebut,” jelasnya.
Kegiatan tersebut berlangsung dengan meriah karena dilengkapi dengan pembagian doorprize bagi siswa yang maju untuk bertanya maupun siswa yang maju untuk menjawab kuis yang ditanyakan oleh petugas KPU. (P24-Byu)