EkonomiIdul AdhaPemerintahanReligi

Jamin Kesehatan, Puskeswan Purworejo Periksa Hewan Kurban

348
×

Jamin Kesehatan, Puskeswan Purworejo Periksa Hewan Kurban

Sebarkan artikel ini
Pemeriksan hewan kurban di pasar hewan Batoh, Kecamatan Bayan Kamis (8/8/2019).
Pemeriksan hewan kurban di pasar hewan Batoh, Kecamatan Bayan Kamis (8/8/2019).

BAYAN, purworejo24.com – Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan (DPPKP) Kabupaten Purworejo melakukan pemeriksaan hewan kurban di beberapa pasar hewan. Hal ini dilakukan untuk memastikan kesehatan hewan kurban termasuk mengantisipasi adanya penyakit berbahaya.

DPPKP Purworejo melalui Unit Pelayanan Teknis Pusat Kesehatan Hewan (UPT Puskeswan) memeriksa hewan-hewan baik sapi maupun kambing secara langsung. Pemeriksaan tersebut salah satunya dilakukan di pasar hewan Batoh, Kecamatan Bayan pada Kamis (8/8/2019).

Pemeriksaan hewan kurban mencakup beberapa hal antara lain umur hewan, gigi, mata, telinga, kulit, tanduk dan lainnya
Pemeriksaan hewan kurban mencakup beberapa hal antara lain umur hewan, gigi, mata, telinga, kulit, tanduk dan lainnya

Petugas dari UPT Puskeswan, drh. Zain Amri mengatakan, pemeriksaan secara langsung tersebut mencakup beberapa hal antara lain umur hewan, gigi, mata, telinga, kulit, tanduk dan lainnya. Hasil pemeriksaan dalam beberapa hari terakhir termasuk hari ini, kondisi hewan dalam keadaan baik dan layak untuk dijadikan kurban.

“Sampai saat ini secara umum kondisinya sehat untuk sapi maupun kambing dan layak untuk dijadikan kurban. Penyakit berbahaya menular atau zoonosis sampai saat ini aman belum kami temukan, hanya ada kambing yang sakit mata tapi itu masih layak kalau dikonsumsi,” katanya saat ditemui purworejo24.com di sela-sela pemeriksaan hewan kurban, Kamis (8/8/2019).

Penyakit hewan yang berbahaya sangat diwaspadai oleh pihak Puskeswan mengingat pasar hewan di Purworejo merupakan salah satu pasar terbesar yang menjadi tujuan para pedagang dari luar daerah Purworejo seperti Yogyakarta, Kebumen, Wonosobo, Magelang, Pekalongan dan Semarang

Meski sejauh ini belum ditemukan penyakit yang berbahaya, namun warga diimbau untuk tetap waspada. Pedagang juga diharapkan berjualan dengan jujur, para pembeli pun harus hati-hati dan teliti ketika memilih hewan untuk kurban.

Sementara itu salah satu pedagang kambing, Farkhan (24) mengaku senang karena petugas dari Puskeswan melakukan pemeriksaan. Selain ikut membantu dalam menjaga kesehatan hewan, petugas secara otomatis menjaga kesehatan masyarakat karena hewan kurban dijamin layak konsumsi.

“Seneng, malah terimakasih bisa membantu kami jadi kambing betul-betul sehat dan layak jual,” ucapnya.(P24-Hare)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.