BUTUH, purworejo24.com – Wajah sepak bola Indonesia kembali tercoreng dengan kekerasan yang dilakukan oleh sejumlah oknum suporter sepakbola. Kali ini kerusuhan terjadi di sebuah minimarket di Kecamatan Butuh Purworejo, Jawa Tengah.
Kekerasan oleh suporter sepakbola ini terjadi pada Minggu (25/8/2019) malam ketika sejumlah suporter yang baru saja menyaksikan laga antara Persak Kebumen dengan PPSM Magelang melintas di Jalan Raya Kebumen – Kutoarjo, tepatnya di minimarket Alfamart, Desa Kaliwatukranggan Kecamatan Butuh Kabupaten purworejo.
Salah satu saksi, yang tidak mau disebut identitasnya mengungkapkan, peristiwa ini terjadi saat dirinya membeli minuman di minimarket tersebut. Tiba-tiba ada seseorang yang diduga adalah suporter PSS Sleman dengan memakai kaos hijau warna khas dari PSS Sleman, dikeroyok oleh belasan orang yang diduga merupakan suporter dari PPSM Magelang. Para pelaku kemudian melucuti kaos dari pemuda itu dan membawa kaosnya pergi. Para pelaku meninggalkan korban tergolek bertelanjang dada begitu saja.
“Tadi saya beli minuman tapi belum sempet bayar masih di depan kasir. Terus dari arah luar Alfamart puluhan orang masuk dan mengeroyok seseorang serta mencopot kaos yang dipakainya,”
Saksi menambahkan atas kejadian tersebut yang terjadi Minggu Malam Pukul 19.30 WIB korban yang belum diketahui identitasnya ini mengalami luka lebam di sekujur tubuhnya akibat dari pengroyokan ini. Korban yang diduga suporter PSS Sleman ditolong oleh temannya dan dibawa pulang tanpa mengenakan kaos.
“Tidak tahu mas itu siapa tapi dia ditolong oleh temannya dan pulang tidak memakai kaos karena kaosnya sudah dirampas oleh yang mengeroyok,” tandasnya.
Saat purworejo24.com menemui salah salah satu suporter PPSM, yang tidak mau disebutkan namanya, menyatakan permusuhan antara suporter ini sudah terjadi sejak lama dan apabila bertemu antar kedua suporter ini dipastikan terjadi perselisihan.
“Memang temen-temen itu kalau ketemu Sleman (PSS) pasti ada konflik. Konflik ini sudah lama, sebenarnya kita juga menjaga jarak agar tidak ketemu Sleman dimana pun, karena fanatisme anak-anak bola kan mas-nya tahu sendiri,” ucapnya kepada purworejo24.com. (P24-Byu)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.








