Purworejo, purworejo24.com – Disaat harga berbagai kebutuhan pokok mulai naik menjelang lebaran, Takmir Masjid di kelurahan Pangenjurutengah Purworejo, Jawa Tengah menjual paket sembako dengan harga murah. Satu paket sembako yang terdiri dari minyak goreng, gula pasir, telur, dan bawang putih seharga Rp 65.000 dijual dengan harga hanya Rp 50.000 saja. Menariknya lagi, penjualan paket sembako murah ini tidak hanya dibatasi pada warga muslim namun warga non muslim di lingkungan sekitar masjid pun menerima kupon dan berhak untuk membeli paket sembako murah.
Minggu (26/5/2019) jam 8 pagi sejumlah warga tampak berdatangan ke Masjid Al Ikhlas di RT 3 RW 7 kelurahan Pangenjurutengah, Purworejo Jawa Tengah. Mereka tampak antusias membeli paket sembako murah yang disediakan panitia dengan menukarkan kupon yang dibagikan ke mereka beberapa hari lalu.

Sekretaris Panitia Pasar Murah Ramadhan 1440 Masjil Al Ikhlas, Sigit Supriyanto (47) menjelaskan bahwa Kegiatan penjualan sembako murah tahun ini rutin diadakan setiap tahun dan di tahun ini merupakan penyelenggaraan pasar murah yang ke 8. Satu paket sembako terdiri dari 1 liter minyak goreng, 1 kilogram gula, 1 kilogram telur dan setengah kilogram bawang putih. Pihak panitia mensubsidi setiap paket sembako ini sebanyak Rp 15.000 sehingga lebih murah ketimbang harga pasaran. Pada pasar murah tahun ini panitia membagikan sebayak 200 kupon yang dibagikan di lingkungan sekitar Masjid Al Ikhlas yang meliputi 2 RW yaitu RW 7 dan RW 9.
“Harapannya adalah paling tidak kita meringankan masyarakat di lingkungan Masjid Al Ikhlas pada bulan ramadan ini ketika harga kebutuhan pokok yang meningkat. Supaya kebutuhan-kebutuhan pokok bisa tercukupi.” kata Sigit Supriyanto saat ditemui purworejo24.com di sela-sela penjualan sembako murah.

Penjualan paket sembako ini tidak hanya untuk jamaah atau warga muslim saja, warga non muslim di lingkungan sekitar masjid pun menerima pembagian kupon dan berhak untuk membeli paket sembako murah.
“Ada sekitar 50 keluarga non muslin di lingkungan ini dan semuanya juga mendapat hak yang sama yaitu menerima pembagian kupon dan berhak memebeli paket sembako murah. Ini bentuk toleransi beragama yang sudah kami lakukan bertahn-tahun.” ungkap Sigit Supriyanto.
Andriyono (40), salah satu warga non muslim mengaku sudah mengikuti kegiatan ini sebayak 4 kali. Andriyono mengaku senang dan berharap kegiatan ini terus dilakukan setiap tahun.
“Ya senang. Harapannya produknya tidak hanya ini saja tetapi bertambah. ada beras dan kebutuhan pokok lainnya.” pungkas Andriyono. (nuh)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







