PURWOREJO, purworejo24.com – Ratusan siswa MA An-Nawawi Berjan, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, mengikuti Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) bagi pengurus organisasi intra dan ekstra madrasah, Kamis (17/9/2026).
Kegiatan tersebut digelar untuk membekali para pengurus organisasi baru dengan wawasan dan keterampilan dasar dalam menjalankan organisasi. Peserta berasal dari sejumlah organisasi siswa yang ada di lingkungan MA An-Nawawi Berjan.
Ketua panitia LDK, Siti Alfiatu Rohmaniyah, S.H mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian pergantian kepengurusan organisasi di madrasah.
“LDK ini menjadi wadah bagi pengurus baru untuk mendapatkan gambaran dan wawasan bagaimana berorganisasi dengan baik,” kata Alfi panggilan akrabnya saat ditemui di sela kegiatan.
Menurut dia, rangkaian kegiatan sebenarnya telah dimulai sejak Rabu (16/9/2026), berupa pelantikan pengurus oleh Kepala MA An-Nawawi Berjan. Pelantikan tersebut juga diikuti oleh pengurus lama dan baru sebagai bagian dari proses peralihan kepengurusan.
Sementara itu, kegiatan LDK pada Kamis secara khusus diikuti oleh para pengurus baru.
Enam organisasi yang disebutkan panitia dalam kegiatan tersebut yakni PK IPNU-IPPNU, Dewan Ambalan, Paskibra, PMR Wira, Adiwiyata, dan Redaktur Muda.
Hadirkan Pemateri dari KPU dan KUA
Dalam pelaksanaan LDK, panitia menghadirkan sejumlah pemateri untuk memberikan pembekalan kepada peserta. Di antaranya Imam Turmudi dari perwakilan KPU serta Ani Muktiroh dari KUA Kecamatan Gebang. Materi yang diberikan berkaitan dengan kepemimpinan dan keorganisasian.
Panitia juga menghadirkan alumni sebagai salah satu pemateri. Kehadiran alumni tersebut menjadi pembeda dalam pelaksanaan LDK tahun ini dibandingkan kegiatan sebelumnya.
“Untuk tahun ini dari sisi pemateri kami juga mendatangkan alumni. Harapannya bisa menjadi motivasi bagi anak-anak bahwa setelah lulus dari madrasah mereka juga dapat menjadi kader seperti beliau yang sekarang sudah berkiprah,” ujar Alfi
Ia menjelaskan, LDK dilaksanakan selama satu hari. Setelah mendapatkan materi, peserta juga diarahkan menyusun rencana tindak lanjut (RTL) berkaitan dengan program organisasi masing-masing.
“Penyusunan program tersebut nantinya disampaikan kepada Wakil Kepala Madrasah bidang Kesiswaan,” katanya.
Selain pembekalan kepemimpinan dan keorganisasian, kegiatan LDK juga menjadi momentum bagi pengurus baru untuk mulai menyusun program kerja organisasi.
Para peserta diharapkan tidak hanya memahami tugas sebagai pengurus, tetapi juga mampu merancang kegiatan yang akan dijalankan selama masa kepengurusan.
LDK tersebut mengangkat tema “Amanah dalam Kepemimpinan, Ikhlas dalam Pengabdian”.
Menurut panitia, kegiatan LDK merupakan agenda rutin yang digelar sebagai bagian dari pembinaan organisasi siswa.
“Melalui kegiatan tersebut, pengurus baru diharapkan memiliki pemahaman mengenai kepemimpinan, pembagian tugas, penyusunan program, hingga tanggung jawab dalam menjalankan organisasi,” katanya (P24-byu)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.









