BRUNO, purworejo24.com – Pengerjaan jalan rabat beton dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0708/Purworejo di Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, terus dikebut. Selama kurang lebih tiga pekan pengerjaan, kebutuhan air untuk mendukung proses pengecoran tetap terpenuhi.
Hingga Sabtu (8/8/2026), Satgas TMMD bersama masyarakat masih rutin menyuplai air ke lokasi pembangunan. Pengangkutan dilakukan secara berkala, terutama pada pagi dan sore hari, untuk memastikan kebutuhan air tersedia ketika proses pengecoran berlangsung.
Ketersediaan air menjadi salah satu faktor pendukung penting dalam pengerjaan jalan rabat beton. Karena itu, selain mengerjakan pengecoran, Satgas bersama warga juga harus memastikan kebutuhan air tetap aman agar pekerjaan tidak terhenti akibat kendala pasokan.
Peltu Heri Kuncoro mengatakan, selama tiga pekan pengerjaan, pasokan air untuk mendukung pengecoran relatif aman. Kondisi tersebut tidak terlepas dari kerja sama dan gotong royong antara personel Satgas dengan masyarakat.
“Alhamdulillah, sampai saat ini untuk pasokan air tidak mengalami kendala. Setiap pagi dan sore anggota Satgas bersama warga bergantian menyuplai air untuk kebutuhan pengecoran,” ujarnya.
Menurutnya, dukungan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran pembangunan. Warga tidak hanya terlibat dalam pekerjaan fisik, tetapi juga membantu memenuhi berbagai kebutuhan pendukung di lapangan.
“Kerja sama dan gotong royong seperti ini sangat membantu. Ketika kebutuhan air tersedia, pekerjaan pengecoran bisa terus berjalan sesuai target,” tambahnya.
Pasokan air yang terjaga membuat Satgas dapat lebih fokus menyelesaikan pengerjaan jalan sesuai tahapan yang telah direncanakan. Terlebih, pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 kini memasuki tahap akhir sehingga waktu yang tersedia harus dimanfaatkan secara optimal.
Bagi Satgas TMMD, kelancaran pembangunan bukan hanya ditentukan oleh tenaga dan material utama. Kebutuhan pendukung seperti air juga memiliki peran penting dalam menjaga ritme pekerjaan di lapangan.
Sementara bagi masyarakat Watuduwur, keterlibatan mereka dalam penyediaan air menjadi bagian dari gotong royong untuk mewujudkan pembangunan yang nantinya akan mereka manfaatkan bersama.
Selama tiga pekan, air terus mengalir menuju lokasi pengecoran, dan dari sana pembangunan jalan perlahan semakin panjang. Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat menjadi salah satu kunci agar sasaran fisik TMMD Reguler ke-129 dapat dituntaskan dengan baik.
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.









