BRUNO, purworejo24.com – Tak ada sekat antara TNI dan masyarakat ketika berada di lokasi pembangunan. Semangat gotong royong justru menyatukan keduanya dalam pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0708/Purworejo di Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo, Rabu (5/8/2026).
Di lokasi pengecoran jalan, anggota Satgas TMMD dan warga tampak bahu-membahu menyelesaikan pekerjaan. Seragam loreng dan pakaian warga berbaur dalam satu aktivitas, mengerjakan pembangunan yang nantinya diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sejak material disiapkan, pekerjaan dilakukan secara bersama-sama. Ada yang mengangkut bahan, menyiapkan campuran, membantu proses pengecoran, hingga meratakan beton pada badan jalan. Setiap orang mengambil peran sesuai kebutuhan di lapangan.
Tidak terlihat jarak antara prajurit dan masyarakat. Ketika bekerja, semuanya memiliki tujuan yang sama, yakni menyelesaikan pembangunan jalan agar dapat segera dimanfaatkan warga.
Serda Sulamto, anggota Satgas TMMD Reguler ke-129, mengatakan kekompakan dengan masyarakat menjadi salah satu kekuatan dalam menyelesaikan sasaran fisik TMMD.
“Di sini kami bekerja bersama. Tidak ada sekat antara TNI dan warga. Semua saling membantu agar pengecoran jalan ini bisa selesai sesuai target,” ujarnya.
Menurut Sulamto, keterlibatan masyarakat juga menunjukkan tingginya kepedulian warga terhadap pembangunan desa. Warga secara sukarela meluangkan waktu dan tenaga untuk membantu berbagai pekerjaan di lokasi TMMD.
“Warga sangat membantu. Dengan gotong royong seperti ini, pekerjaan menjadi lebih ringan dan suasana juga semakin akrab,” katanya.
Bagi masyarakat Desa Watuduwur, keterlibatan langsung dalam pembangunan bukan sekadar membantu menyelesaikan pekerjaan. Ada rasa memiliki terhadap infrastruktur yang sedang dibangun karena kelak jalan tersebut akan digunakan dan dirasakan manfaatnya bersama.
Pembangunan jalan rabat beton diharapkan dapat meningkatkan akses dan memperlancar mobilitas masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Jalan yang lebih baik juga diharapkan dapat mendukung kegiatan sosial maupun perekonomian warga.
Namun, lebih dari sekadar hasil pembangunan fisik, TMMD juga menghadirkan nilai sosial yang tidak kalah penting. Interaksi dan kerja bersama antara Satgas TMMD dan warga menjadi ruang untuk mempererat komunikasi serta membangun rasa saling percaya.
Dari pekerjaan sederhana seperti mengangkut material hingga meratakan beton, semangat gotong royong terus dipelihara. TNI hadir bersama rakyat, bekerja bersama rakyat, dan membangun untuk kepentingan masyarakat.
Kekompakan tersebut menjadi salah satu gambaran nyata semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat yang menjadi ruh pelaksanaan TMMD. Sebab, pembangunan desa bukan hanya tentang membangun jalan, tetapi juga tentang membangun kebersamaan dan kepedulian yang dapat terus tumbuh setelah program TMMD selesai.
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.









