BRUNO, purworwjo24.com – Semangat gotong royong dalam pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0708/Purworejo tidak mengenal batas wilayah. Selain warga Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo, ibu-ibu dari Desa Dempel, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Wonosobo, turut turun tangan membantu pengerjaan jalan rabat beton, Minggu (9/8/2026).
Kehadiran mereka menjadi pemandangan menarik di tengah kesibukan Satgas TMMD dan masyarakat menyelesaikan pembangunan jalan yang menghubungkan wilayah tersebut. Dengan penuh semangat, para ibu ikut membantu pekerjaan sesuai kemampuan, berbaur bersama personel TNI dan warga lainnya.
Bagi mereka, pembangunan jalan bukan hanya kepentingan satu desa. Infrastruktur tersebut nantinya juga akan memberikan manfaat bagi masyarakat di wilayah sekitar, terutama dalam memperlancar mobilitas dan aktivitas ekonomi warga.
Sarwati, salah satu warga Desa Dempel, mengaku senang dapat ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, keterlibatan kaum perempuan merupakan bentuk dukungan terhadap pembangunan yang manfaatnya akan dirasakan bersama.
“Senang bisa ikut membantu. Walaupun kami perempuan, kami ingin ikut berkontribusi dalam pembangunan jalan ini. Kami membantu semampu kami, yang penting bisa bersama-sama bergotong royong,” ujarnya.
Menurut Sarwati, keberadaan jalan yang lebih baik sangat dinantikan masyarakat. Selain mempermudah akses warga menuju kebun dan tempat bekerja, jalan tersebut diharapkan dapat membantu kelancaran pengangkutan hasil pertanian.
“Kami berharap jalan ini segera selesai dan nantinya bisa digunakan bersama. Semoga dengan adanya jalan yang bagus, aktivitas dan perekonomian warga semakin lancar,” katanya.
Bagi Satgas TMMD, keterlibatan masyarakat menjadi energi tersendiri dalam menyelesaikan sasaran pembangunan. Kehadiran ibu-ibu Desa Dempel juga menunjukkan bahwa pembangunan melalui TMMD tidak hanya melibatkan aparat dan warga di lokasi sasaran, tetapi mampu menggerakkan kepedulian masyarakat dari wilayah sekitar.
Lebih dari sekadar membangun jalan, gotong royong lintas wilayah tersebut memperlihatkan bahwa kebutuhan masyarakat dapat menjadi jembatan yang menyatukan. Perbedaan desa bahkan kabupaten tidak menjadi penghalang untuk saling membantu demi kepentingan bersama.
TMMD Reguler ke-129 pun kembali menunjukkan makna pembangunan yang sesungguhnya: bukan hanya menghadirkan infrastruktur yang lebih baik, tetapi juga memperkuat persaudaraan, kepedulian, dan budaya gotong royong di tengah masyarakat.
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.









