Militer

Ngariung Bangun Desa, TNI-Polri dan Warga Kompak Cor Jalan TMMD ke-129

11
×

Ngariung Bangun Desa, TNI-Polri dan Warga Kompak Cor Jalan TMMD ke-129

Sebarkan artikel ini
Semangat gotong rohing cor jalan
Semangat gotong rohing cor jalan

BRUNO, purworejo24.com – Kebersamaan dan semangat gotong royong menjadi kekuatan utama dalam pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0708/Purworejo di Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno.

Suasana ngariung atau berkumpul bersama tampak di lokasi sasaran fisik pengecoran jalan rabat beton, Selasa (4/8/2026). Anggota TNI, personel Polri, dan warga masyarakat bahu-membahu mengerjakan pengecoran jalan demi mempercepat penyelesaian pembangunan yang nantinya akan digunakan untuk mendukung aktivitas sehari-hari masyarakat.

Dengan semangat kebersamaan, mereka berbagi tugas mulai dari menyiapkan material, mengaduk adonan beton, mengangkut bahan menggunakan peralatan sederhana, hingga meratakan cor pada badan jalan.

Tidak ada sekat antara aparat dan masyarakat. Semua bekerja bersama dalam suasana penuh keakraban. Keterlibatan warga juga menjadi bukti bahwa pembangunan desa bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun aparat, tetapi membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.

Danramil 10 Bruno, Kapten Inf Eko Setiawan, mengatakan keterlibatan TNI, Polri, dan masyarakat dalam pengerjaan sasaran fisik TMMD merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor.

Melalui semangat gotong royong, seluruh pekerjaan menjadi lebih ringan. Kebersamaan antara TNI, Polri, dan masyarakat juga semakin erat. Inilah nilai utama yang ingin diwujudkan dalam Program TMMD,” ujar Kapten Inf Eko Setiawan.

Menurutnya, kekompakan tersebut menjadi modal penting untuk menyelesaikan sasaran pembangunan sesuai target. Selain mempercepat pekerjaan, interaksi langsung selama kegiatan juga memperkuat hubungan antara aparat dan masyarakat.

Pembangunan jalan rabat beton di Desa Watuduwur diharapkan tidak berhenti pada pembangunan infrastruktur semata. Jalan tersebut nantinya menjadi akses penting bagi warga dalam menjalankan berbagai aktivitas, termasuk mobilitas sehari-hari dan kegiatan perekonomian.

Akses jalan yang semakin baik diharapkan dapat memudahkan warga mengangkut hasil pertanian, memperlancar mobilitas menuju pusat pelayanan, serta membuka akses yang lebih baik bagi aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

Pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 pun menunjukkan bahwa pembangunan akan lebih kuat ketika dikerjakan secara bersama-sama. TNI, Polri, pemerintah, dan masyarakat bersinergi bukan hanya untuk menyelesaikan pembangunan fisik, tetapi juga menumbuhkan kembali budaya gotong royong sebagai kekuatan masyarakat desa.

Dari lokasi pengecoran jalan di Watuduwur, semangat itu terlihat sederhana namun bermakna: ngariung, bekerja bersama, dan membangun desa untuk kepentingan masyarakat.


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.