BRUNO, purworejo24.com – Rumah milik Bapak Kliwon di Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo, perlahan mulai menunjukkan bentuk barunya. Dalam program TMMD Reguler ke-129 Kodim 0708/Purworejo, pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tersebut kini memasuki tahap pemasangan besi kerangka untuk kuda-kuda yang akan dicor.
Senin (3/8/2026), anggota Satgas TMMD bekerja dengan teliti memasang dan merangkai besi kerangka pada bagian kuda-kuda rumah. Tahapan ini menjadi bagian penting dalam memastikan konstruksi bangunan memiliki struktur yang kuat sebelum dilanjutkan dengan proses pengecoran.
Besi-besi tersebut disusun dan dipasang sesuai kebutuhan konstruksi. Setiap bagian diperiksa dengan cermat agar rangka kuda-kuda dapat terpasang dengan baik dan mampu menopang struktur bangunan secara optimal.
Bagi Satgas TMMD, ketelitian menjadi hal penting. Pembangunan RTLH bukan hanya mengejar kecepatan penyelesaian, tetapi juga memastikan rumah yang nantinya ditempati Bapak Kliwon dan keluarga memenuhi aspek keamanan dan kenyamanan.
Salah satu anggota Satgas TMMD, Serda Suroso, mengatakan setiap tahapan pembangunan dikerjakan dengan penuh tanggung jawab dan memperhatikan kualitas pekerjaan.
“Setiap pekerjaan kami laksanakan dengan penuh tanggung jawab. Kami ingin rumah yang dibangun benar-benar kuat dan nyaman untuk ditempati oleh pemiliknya,” ujarnya.
Pemasangan rangka kuda-kuda tersebut menjadi salah satu perkembangan penting dalam proses pembangunan rumah Bapak Kliwon. Setelah tahapan ini selesai, pekerjaan akan dilanjutkan dengan pengecoran dan tahapan pembangunan berikutnya hingga rumah dapat diselesaikan.
Di lokasi, semangat gotong royong juga terus terlihat. Personel Satgas TMMD bersama masyarakat saling membantu dalam menyelesaikan pekerjaan. Kehadiran warga menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran pembangunan sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.
Program RTLH merupakan salah satu sasaran fisik TMMD Reguler ke-129 Kodim 0708/Purworejo. Program tersebut menjadi bentuk kepedulian TNI untuk membantu masyarakat memperoleh hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman.
Serda Suroso berharap sinergi antara Satgas TMMD dan masyarakat terus terjaga hingga seluruh sasaran pembangunan selesai.
“Sinergi antara Satgas TMMD dan warga diharapkan dapat mempercepat penyelesaian seluruh sasaran fisik sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat Desa Watuduwur,” pungkasnya.
Bagi Bapak Kliwon, setiap tahapan pembangunan yang telah dilalui menjadi bagian dari perjalanan menuju rumah yang lebih layak. Dari besi yang dirangkai dengan teliti, perlahan berdiri sebuah harapan baru: hunian yang lebih kokoh, aman, dan nyaman bagi keluarga.
TMMD pun kembali menunjukkan bahwa pembangunan bukan hanya tentang mendirikan bangunan, tetapi juga menghadirkan kepedulian dan harapan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.









