BRUNO, purworejo24.com – Jalan rabat beton hasil pembangunan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0708/Purworejo mulai menghadirkan suasana berbeda di Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo.
Tak hanya menjadi akses transportasi warga, jalan yang sebelumnya berupa jalan tanah tersebut kini juga menjadi ruang bermain bagi anak-anak setempat. Selasa (11/8/2026), sejumlah anak terlihat bermain sepak bola di atas jalan yang telah selesai dibangun.
Tawa dan keceriaan mereka menjadi pemandangan tersendiri di tengah aktivitas pembangunan desa. Bagi anak-anak, jalan baru tersebut menghadirkan ruang yang lebih nyaman untuk berkumpul, bermain, dan berolahraga bersama teman-teman.
Sementara bagi orang tua, keberadaan jalan yang lebih layak memberikan manfaat yang jauh lebih luas. Mobilitas warga menjadi lebih mudah, termasuk ketika harus bepergian maupun membawa hasil pertanian.
Prayitno, salah seorang warga Desa Watuduwur, mengatakan pembangunan jalan membawa perubahan yang cukup dirasakan masyarakat.
“Anak-anak sekarang senang karena jalannya sudah bagus. Mereka bisa bermain bersama teman-temannya. Warga juga lebih mudah beraktivitas dan membawa hasil pertanian,” ungkapnya.
Menurutnya, kondisi jalan sebelumnya cukup menyulitkan warga, terutama ketika hujan. Jalan yang masih berupa tanah dapat menjadi lebih sulit dilalui sehingga aktivitas masyarakat ikut terdampak.
Kini, setelah dibangun dengan rabat beton, akses tersebut menjadi lebih layak digunakan. Perubahan itu tidak hanya dirasakan oleh warga yang menggunakan jalan untuk bekerja dan beraktivitas, tetapi juga oleh anak-anak yang memanfaatkannya sebagai tempat bermain.
Jalan rabat beton sepanjang 1.392 meter tersebut merupakan salah satu sasaran fisik utama TMMD Reguler ke-129 Kodim 0708/Purworejo. Pembangunannya dilaksanakan Satgas TMMD bersama masyarakat dengan mengedepankan semangat gotong royong.
Bagi Satgas TMMD, pembangunan infrastruktur merupakan bagian dari upaya membantu meningkatkan akses dan mendukung aktivitas masyarakat. Namun, manfaat pembangunan pada akhirnya terlihat dari bagaimana fasilitas tersebut digunakan dan dirasakan langsung oleh warga.
Keceriaan anak-anak yang bermain sepak bola menjadi salah satu gambaran sederhana dari perubahan tersebut. Jalan yang dahulu menjadi akses yang kurang nyaman kini telah menjadi bagian dari ruang sosial masyarakat.
Program TMMD Reguler ke-129 pun menunjukkan bahwa pembangunan desa tidak berhenti pada berdirinya sebuah infrastruktur. Di balik jalan yang dibangun, ada mobilitas warga yang semakin mudah, aktivitas ekonomi yang diharapkan semakin lancar, serta ruang kebersamaan yang semakin terbuka.
Dari jalan beton sepanjang 1.392 meter itu, manfaat pembangunan hadir dalam bentuk yang sederhana: warga lebih mudah beraktivitas dan anak-anak dapat menikmati ruang bermain bersama.
Itulah wajah lain pembangunan melalui TMMD—ketika infrastruktur tidak hanya menghubungkan satu tempat dengan tempat lainnya, tetapi juga menghadirkan kemudahan, kebersamaan, dan keceriaan bagi masyarakat.
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.









