BRUNO, purworejo24.com – Pembangunan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0708/Purworejo tidak hanya berlangsung di lokasi pengerjaan jalan. Di sela aktivitas, personel Satgas juga membangun kedekatan dengan masyarakat Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo.
Salah satunya melalui kebiasaan sederhana: duduk bersama, berbincang, dan makan bersama warga. Selasa (11/8/2026), suasana akrab terlihat ketika anggota Satgas dan masyarakat menikmati makanan dalam satu kebersamaan.
Tidak ada sekat antara prajurit dan warga. Mereka duduk berbaur, saling bertukar cerita, dan menikmati waktu bersama layaknya keluarga.
Bagi Satgas TMMD, kebersamaan seperti itu bukan sekadar kegiatan mengisi waktu istirahat. Momen sederhana tersebut menjadi ruang untuk membangun komunikasi yang lebih dekat sekaligus memahami kehidupan dan kebutuhan masyarakat secara langsung.
Kopda Hendri mengatakan, kebersamaan dengan warga telah menjadi bagian dari keseharian personel selama pelaksanaan TMMD di Desa Watuduwur.
“Di sini kita tidak hanya bekerja bersama membangun jalan, tetapi juga hidup berdampingan dengan masyarakat. Duduk, ngobrol dan makan bersama membuat hubungan kami dengan warga semakin dekat. Tidak ada perbedaan, semuanya sama-sama saling membantu,” ujarnya.
Menurut Hendri, komunikasi yang berlangsung secara santai justru membuat hubungan antara personel Satgas dan warga semakin terbuka. Dari percakapan sederhana, berbagai cerita dan pengalaman masyarakat dapat tersampaikan secara langsung.
Interaksi tersebut juga memperkuat semangat gotong royong yang menjadi salah satu kekuatan utama pelaksanaan TMMD. Warga tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi ikut terlibat dalam berbagai kegiatan bersama Satgas.
“Harapannya, setelah TMMD selesai, hubungan baik dan silaturahmi ini tetap terjaga. Kami datang sebagai bagian dari masyarakat dan akan selalu menjadi bagian dari masyarakat,” tambahnya.
Kebersamaan antara Satgas dan warga menjadi gambaran bahwa TMMD memiliki dimensi yang lebih luas daripada pembangunan fisik. Jalan dan fasilitas yang dibangun memang menjadi hasil yang terlihat, tetapi hubungan sosial yang tumbuh selama program berlangsung juga menjadi bagian penting dari keberhasilan TMMD.
Dari satu meja makan dan obrolan sederhana, tumbuh rasa saling mengenal, saling menghargai, dan saling membantu. Nilai-nilai itulah yang diharapkan tetap hidup meski pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 nantinya berakhir.
Karena pada akhirnya, kemanunggalan TNI dan rakyat tidak hanya dibangun melalui kerja bersama, tetapi juga melalui kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari.
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.









