BRUNO, purworejo24.com – Penantian warga Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo, untuk mendapatkan akses air bersih mulai menemukan jawaban. Setelah melalui proses pengerjaan dalam program TMMD Reguler ke-129 Kodim 0708/Purworejo, air dari instalasi pompanisasi akhirnya mulai mengalir dan langsung disambut antusias masyarakat, Senin (3/8/2026).
Momen air mengalir dari instalasi pompanisasi tersebut menjadi pemandangan yang menggembirakan. Personel Satgas TMMD dan warga tampak menyaksikan hasil pekerjaan yang selama ini dikerjakan bersama.
Tak hanya orang dewasa, sejumlah anak-anak juga terlihat antusias melihat air bersih keluar dari instalasi. Senyum dan kegembiraan yang muncul menjadi gambaran sederhana tentang betapa pentingnya akses air bagi kehidupan sehari-hari masyarakat.
Bagi warga Watuduwur, air bukan sekadar fasilitas. Ketersediaan air bersih berkaitan langsung dengan berbagai kebutuhan dasar, mulai dari memasak, mencuci, membersihkan lingkungan, hingga memenuhi kebutuhan sehari-hari lainnya.
Terlebih, kondisi geografis Desa Watuduwur yang berada di kawasan perbukitan membuat persoalan ketersediaan air menjadi tantangan tersendiri, terutama ketika memasuki musim kemarau.
Karena itu, hadirnya pompanisasi melalui program TMMD diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh akses air secara lebih mudah dan mendukung pemenuhan kebutuhan dasar warga.
Salah satu anggota Satgas TMMD, Koptu Rio, mengaku ikut merasakan kebahagiaan ketika melihat air mulai mengalir dan disambut antusias oleh warga.
“Melihat air akhirnya mengalir dan disambut senyum bahagia warga, terutama anak-anak, menjadi kebanggaan bagi kami. Semoga fasilitas ini dapat dimanfaatkan dan dirawat bersama sehingga memberikan manfaat dalam jangka panjang,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan mengalirkan air menjadi salah satu hasil yang paling membahagiakan bagi personel yang terlibat dalam pengerjaan. Sebab, pembangunan tersebut menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.
Pompanisasi menjadi salah satu sasaran penting dalam TMMD Reguler ke-129 Kodim 0708/Purworejo. Program tersebut berjalan berdampingan dengan berbagai sasaran fisik lainnya, seperti pembangunan jalan rabat beton dan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Koptu Rio berharap masyarakat dapat menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun agar keberadaannya dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan.
“Kehadiran fasilitas air bersih ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan dasar masyarakat sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui pembangunan yang berdampak langsung bagi kesejahteraan warga,” pungkasnya.
Air yang mengalir di Desa Watuduwur hari itu menjadi lebih dari sekadar hasil pembangunan. Ia menjadi simbol harapan baru bagi masyarakat yang selama ini menghadapi tantangan mendapatkan air bersih.
Di balik aliran air tersebut, ada kerja keras Satgas TMMD, dukungan warga, dan semangat gotong royong yang menyatu. Ketika air akhirnya mengalir, yang ikut mengalir bukan hanya air bersih, tetapi juga senyum, rasa lega, dan harapan baru bagi warga Watuduwur.
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.









