BANYUURIP, purworejo24.com — Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dimanfaatkan SMP Negeri 33 Purworejo untuk meneguhkan komitmen dalam membangun budaya literasi.
Sekolah tersebut sukses meluncurkan 11 buku karya siswa dan guru pada Jumat (2/5/2026), sebagai puncak dari program kelas menulis yang telah berjalan konsisten selama enam bulan terakhir.
Kegiatan peluncuran berlangsung meriah dan sarat apresiasi terhadap kreativitas warga sekolah.
Program kelas menulis yang digagas ini menjadi ruang produktif bagi siswa dan guru untuk mengembangkan imajinasi, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, serta menuangkan gagasan ke dalam karya tulis yang bermakna.
Sebanyak 11 buku yang diterbitkan menghadirkan beragam tema dan gaya penulisan, mulai dari cerita fiksi hingga refleksi inspiratif.
Adapun karya-karya tersebut antara lain Cerita Kita Tak Berhenti di Gunung karya Chalsyaiiera Ariana Putri, Paralel Teratas oleh Aqilla Ravaellaneta, Langit yang Menyimpan Misteri karya Felisa Almira Rahmawati, serta Rumah Tanpa Jalan Pulang karya Aylashanum Zhalihah Salsabila Ningrum.
Selain itu, terdapat pula Warna Setelah Sepi karya Aisha Husna Azalia, Six Explorers oleh Alya Nur Syahida, serta tiga karya dari Firzana Basti Hanapi yakni Cermin Rusak di Matamu, Tetap Ceria Ya, Ras Katanya, dan 3 Lingkaran.
Karya lainnya adalah Meniti Jalan ke Sekolah Hukum oleh Rifandi Wirayuda (The Fritters Boy), serta Aku & Bahteraku karya Ermin Setyawati.
Kepala SMP Negeri 33 Purworejo, Agus Sudyarsono, menegaskan bahwa peluncuran buku ini merupakan langkah nyata dalam menumbuhkan budaya literasi di lingkungan sekolah.
“Kami berharap program ini tidak berhenti sampai di sini. Justru ke depan harus menjadi gerakan berkelanjutan yang mampu melahirkan lebih banyak karya inspiratif dari siswa maupun guru,” ujarnya, pada Minggu (3/5/2026).
Melalui kegiatan ini, sekolah tidak hanya mendorong kemampuan menulis, tetapi juga menumbuhkan minat baca dan kepercayaan diri peserta didik dalam berkarya.
Literasi, menurut pihak sekolah, menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi yang adaptif dan berdaya saing di era modern.
Keberhasilan peluncuran 11 buku ini menjadi bukti bahwa dengan pendampingan yang tepat, siswa mampu menghasilkan karya berkualitas.
SMP Negeri 33 Purworejo pun optimistis dapat terus melahirkan generasi literat yang kreatif, produktif, serta siap menghadapi tantangan masa depan. (P24/wid)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







