Liputan Haji

Purworejo Lepas 749 Calon Jemaah Haji 2026, Diharapkan Jaga Kesehatan dan Kekompakan

13
×

Purworejo Lepas 749 Calon Jemaah Haji 2026, Diharapkan Jaga Kesehatan dan Kekompakan

Sebarkan artikel ini
Foto bersama pelepasan haji
Foto bersama pelepasan haji

PURWOREJO, purworejo24.com – Pemerintah Kabupaten Purworejo secara resmi melepas calon jemaah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi dalam sebuah seremoni di Pendopo Kabupaten Purworejo, Rabu (6/5/2026).

Kegiatan ini menjadi agenda rutin tahunan sebagai bentuk doa dan dukungan bagi para jemaah sebelum berangkat ke Tanah Suci.

Kasubag TU Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purworejo, Azizah Febriana, menyampaikan bahwa sebanyak 749 calon jemaah haji mengikuti pelepasan tahun ini. Ia menjelaskan, keberangkatan jemaah dilakukan secara bertahap sesuai kloter.

Untuk jadwal pemberangkatan, kloter 13 sebanyak 2 orang berangkat pada 7 Mei, kloter 16 sebanyak 4 orang pada 11 Mei, dan kloter penuh yakni kloter 24, 25, dan 26 akan diberangkatkan pada 18 hingga 19 Mei 2026,” jelasnya.

Azizah menambahkan, jumlah jemaah tahun ini mengalami sedikit peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kondisi kesehatan, mengingat seluruh jemaah akan menjalani pemeriksaan kesehatan ulang di embarkasi.

Kami terus mengingatkan jemaah melalui grup komunikasi agar menjaga kesehatan, tidak terlalu lelah menerima tamu di rumah, sehingga tetap memenuhi syarat kelayakan terbang,” ujarnya.

Tercatat, terdapat satu calon jemaah yang menunda keberangkatan karena wafat, serta tiga orang karena alasan kesehatan. Posisi tersebut akan digantikan oleh calon jemaah cadangan yang telah melunasi biaya haji sesuai nomor urut porsi.

Adapun jemaah tertua tahun ini adalah Nurmanudin (kelahiran 1940) dari Kecamatan Bruno yang tergabung dalam kloter 24. Sementara jemaah termuda adalah Okta Syahputra Permana dari Kecamatan Butuh yang tergabung dalam kloter 25.

Mulai tahun ini, jemaah haji asal Purworejo diberangkatkan melalui embarkasi Yogyakarta (YIA) dengan sistem embarkasi berbasis hotel.

Para jemaah akan menjalani tahapan pemeriksaan kesehatan, pengecekan dokumen, serta pembekalan sebelum keberangkatan.

Sementara itu, masa tunggu (waiting list) haji di Jawa Tengah saat ini mencapai sekitar 29 tahun. Meski demikian, angka tersebut sedikit lebih pendek dibanding tahun sebelumnya berkat penyesuaian sistem perhitungan dari pemerintah pusat.

Terkait biaya, Azizah menyebutkan bahwa pelunasan haji tahun ini sekitar Rp55 juta, setelah sebelumnya jemaah melakukan setoran awal sebesar Rp25 juta. Ia menegaskan bahwa kenaikan biaya operasional, seperti bahan bakar, tidak dibebankan kepada jemaah, melainkan ditanggung pemerintah.

Dalam sambutannya, Bupati Purworejo Hj. Yuli Hastuti mengucapkan selamat kepada para calon jemaah yang telah mendapatkan kesempatan menunaikan rukun Islam kelima.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Purworejo, kami mengucapkan selamat kepada Bapak/Ibu yang telah mendapat panggilan untuk menunaikan ibadah haji. Ini adalah nikmat dan kesempatan yang sangat mulia,” ungkapnya.

Bupati juga berpesan agar para jemaah menjaga kesehatan, kekompakan, serta menunjukkan sikap sabar dan disiplin selama menjalankan ibadah. Ia berharap seluruh jemaah dapat menjalankan rangkaian ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur.

Kami mendoakan seluruh calon jemaah haji diberikan kelancaran, kesehatan, keselamatan, serta kembali dengan predikat haji mabrur,” pungkasnya. (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.