Liputan Haji

750 Jamaah Haji Purworejo Siap Berangkat, Diberangkatkan Bertahap Mulai 18 Mei 2026

50
×

750 Jamaah Haji Purworejo Siap Berangkat, Diberangkatkan Bertahap Mulai 18 Mei 2026

Sebarkan artikel ini
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purworejo, H. Herman Susilo
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purworejo, H. Herman Susilo

PURWOREJO, purworejo24.com – Sebanyak 750 calon jamaah haji asal Kabupaten Purworejo dipastikan siap diberangkatkan pada musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Seluruh tahapan persiapan, mulai dari administrasi hingga pembekalan, telah rampung dan kini tinggal menunggu jadwal keberangkatan.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purworejo, H. Herman Susilo, menyampaikan bahwa secara keseluruhan kesiapan jamaah sudah mencapai 100 persen.

Jumlah jamaah haji Purworejo tahun ini sebanyak 750 orang dan semuanya sudah clear. Memang sempat ada pembatalan karena meninggal dunia, namun sudah digantikan oleh jamaah cadangan dan telah kami laporkan ke provinsi,” ujarnya, saat ditemui dikantornya, pada Rabu (8/4/2026).

Ia menambahkan, seluruh dokumen perjalanan termasuk visa jamaah juga telah selesai diproses.

Sementara itu, kegiatan pembekalan atau manasik haji bagi jamaah juga telah dilaksanakan secara menyeluruh.

Rencananya, jamaah haji asal Purworejo akan diberangkatkan dalam tiga kelompok terbang (kloter), yakni kloter 24, 25, dan 26.

Keberangkatan dijadwalkan pada tanggal 18, 19, dan 20 Mei 2026 melalui Bandara Internasional Yogyakarta (YIA), dengan embarkasi di Hotel Ibis Kulon Progo.

Purworejo masuk dalam kloter terakhir. Untuk teknis keberangkatan, semua sudah siap, tinggal menunggu waktu pelaksanaan,” jelasnya.

Terkait isu global yang berkembang, Herman menegaskan bahwa pihak daerah mengikuti arahan dari pemerintah pusat.

Berbagai langkah mitigasi juga telah disiapkan oleh pemerintah guna mengantisipasi kemungkinan yang terjadi.

Kami mengikuti instruksi dari Menteri dan Wakil Menteri. Persiapan sudah maksimal, dan untuk kebijakan tetap menunggu dari pusat. Kami berharap situasi global segera kondusif agar jamaah dapat berangkat dengan aman dan menjalankan ibadah dengan sempurna,” ungkapnya.

Dari sisi usia, jamaah haji Purworejo tahun ini cukup beragam. Tercatat jamaah tertua berusia 85 tahun, atas nama Tjilik Amat Tamar (85) dari Desa Karangsari, Kecamatan Bener, sementara jamaah termuda berusia 17 tahun, atas nama Okta Syahputra Permana (17), dari Desa Dlangu, Kecanatan Butuh.

Herman juga mengingatkan seluruh calon jamaah untuk menjaga kondisi kesehatan menjelang keberangkatan.

Ia menekankan bahwa kesehatan menjadi faktor penting yang menentukan kelayakan jamaah untuk diberangkatkan.

Di embarkasi nanti akan ada pemeriksaan kesehatan ulang. Jika tidak memenuhi syarat, bisa saja jamaah tidak jadi diberangkatkan. Oleh karena itu, kami mengimbau agar jamaah tetap menjaga kesehatan dengan baik,” pesannya.

Ia juga mengingatkan bahwa waktu keberangkatan yang masih beberapa pekan ke depan berpotensi membuat sebagian jamaah lengah dalam menjaga kondisi fisik.

Jangan sampai karena merasa masih lama, justru kesehatan menurun. Ini yang perlu diwaspadai. Kami harap jamaah bisa menjaga kondisi agar tetap fit hingga hari keberangkatan,” pungkasnya. (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.