Ekonomi

BRIN dan DPR RI Gelar Bimtek UMKM di Purworejo, Dorong Inovasi dan Perluasan Lapangan Kerja

28
×

BRIN dan DPR RI Gelar Bimtek UMKM di Purworejo, Dorong Inovasi dan Perluasan Lapangan Kerja

Sebarkan artikel ini
Saat kegiatan
Saat kegiatan

PURWOREJO, purworejo24.com – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Bramantyo Suwondo, M.IR, menggelar bimbingan teknis (bimtek) manajemen bisnis bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Purworejo.

Kegiatan ini berlangsung di Aula Artha Kencana, Gedung KPPN Purworejo, pada Senin (6/4/2026).

Bimtek yang mengusung tema “Peningkatan Kapasitas Pengguna Riset dan Inovasi untuk Masyarakat” tersebut menghadirkan narasumber dari BRIN dan diikuti ratusan peserta dari berbagai sektor UMKM.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pelaku usaha dalam mengelola bisnis berbasis inovasi, sehingga mampu bersaing dan berkembang secara berkelanjutan.

Anggota DPR RI, Bramantyo Suwondo, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen dalam mendorong kemajuan UMKM di daerah.

Melalui kolaborasi dengan BRIN, pihaknya ingin memberikan dukungan nyata agar pelaku UMKM di Purworejo dapat naik kelas dan memperluas skala usahanya.

Kami dari Rumah Aspirasi Mas Bram bersama BRIN mengadakan bimbingan teknis ini karena kami yakin UMKM di Purworejo membutuhkan dukungan untuk berkembang menjadi unit usaha yang lebih besar. Harapannya, mereka tidak hanya tumbuh, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan yang lebih luas,” ujarnya.

Ia juga menyoroti potensi besar sumber daya manusia di Kabupaten Purworejo, khususnya generasi muda.

Menurutnya, semangat dan antusiasme anak muda menjadi modal penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Purworejo memiliki banyak potensi SDM unggul. Anak-anak muda di sini memiliki semangat yang tinggi. Ke depan, kebutuhan akan lapangan kerja juga semakin besar, sehingga perlu adanya wadah agar mereka bisa berkontribusi dalam perekonomian daerah,” tambahnya.

Lebih lanjut, Bramantyo menjelaskan bahwa pengembangan ekonomi lokal tidak hanya bertumpu pada sektor pangan, tetapi juga sektor lain seperti pariwisata, perhotelan, dan industri kreatif.

Ia menilai, keberadaan proyek-proyek nasional di sekitar Purworejo, termasuk bandara, membuka peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi turunan.

Dengan adanya infrastruktur seperti bandara, kita berharap dapat menarik wisatawan. Ini akan berdampak pada kebutuhan sektor perhotelan, kuliner, hingga produk UMKM. Di sinilah peran UMKM harus diperkuat agar bisa masuk dalam rantai ekonomi tersebut,” jelasnya.

Kegiatan bimtek ini diikuti sekitar 150 peserta dalam satu hari, yang dibagi menjadi dua sesi, yakni pagi dan sore.

Sesi pagi dilaksanakan di Ganesa Convention Center, sementara sesi sore berlangsung di Gedung KPPN.

Secara keseluruhan, kegiatan direncanakan berlangsung selama dua hari dengan total peserta mencapai sekitar 300 orang.

Bramantyo berharap program serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan tema yang menyesuaikan kebutuhan masyarakat.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus memperkuat kemandirian ekonomi, termasuk dengan meningkatkan literasi dan kesiapan menghadapi tantangan global.

Kita juga harus mewaspadai dampak ekonomi global, termasuk dinamika geopolitik seperti konflik internasional yang dapat memengaruhi sektor energi dan ekonomi. Karena itu, penting bagi kita untuk melakukan langkah antisipatif dan memperkuat ketahanan ekonomi dari tingkat lokal,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelaku UMKM di Purworejo semakin termotivasi untuk berkembang dan berinovasi, sekaligus mendorong generasi muda agar turut berperan aktif dalam memajukan perekonomian daerah. (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.