KEBUMEN, Purworejo24.com — Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Puring, Kabupaten Kebumen, resmi meluncurkan Posko Mudik Banser 2026 di Desa Tambakmulyo, Kecamatan Puring.
Posko tersebut disiapkan untuk membantu para pemudik yang melintas di jalur wisata selatan Kebumen selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran 1447 Hijriah.
Ketua PAC GP Ansor Puring, Ahmad Nadzir, mengatakan bahwa pendirian posko mudik ini merupakan tindak lanjut dari instruksi pimpinan pusat GP Ansor sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat.
“Alhamdulillah kami dari tingkatan PAC Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Puring ikut serta dalam kegiatan Posko Mudik Lebaran. Ini merupakan bentuk pengabdian kami kepada masyarakat, khususnya para pemudik yang melintas di wilayah Puring,” ujar Ahmad Nadzir saat peluncuran posko, Jumat (13/3/2026).
Menurut dia, posko mudik tersebut akan beroperasi selama 15 hari, mulai H-7 hingga H+7 Lebaran. Selama masa operasional tersebut, para relawan Banser akan berjaga selama 24 jam untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Ahmad menjelaskan, berbagai fasilitas telah disiapkan di posko tersebut untuk menunjang kenyamanan para pemudik. Fasilitas itu antara lain tempat istirahat atau rest area, tempat ibadah, kamar mandi, toilet, layanan informasi perjalanan, serta minuman gratis bagi para pengguna jalan.
“Fasilitasnya cukup lengkap. Kami menyediakan tempat ibadah, kamar mandi, WC, dan minuman gratis bagi para pemudik maupun wisatawan yang hendak menuju kawasan pantai,” jelasnya.
Ia menambahkan, seluruh kebutuhan operasional posko berasal dari swadaya anggota PAC GP Ansor Puring serta dukungan dari berbagai pihak yang turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Selain memberikan layanan bagi pemudik, keberadaan posko ini juga diharapkan dapat mendukung sektor pariwisata di wilayah Puring. Pasalnya, lokasi posko berada di jalur yang menjadi akses menuju sejumlah destinasi wisata pantai di Kebumen.
“Wilayah ini termasuk jalur wisata. Ada Pantai Suwuk, Pantai Kembara Terpadu, dan beberapa pantai lainnya di Kecamatan Puring yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan,” kata Ahmad.
Ia berharap para pemudik yang melintas tidak hanya singgah untuk beristirahat, tetapi juga dapat mengenal potensi wisata yang ada di wilayah selatan Kebumen tersebut.
Sementara itu, perwakilan PC GP Ansor Kebumen, Agung Nur Wahid, mengapresiasi langkah PAC GP Ansor Puring yang menjadi pelopor peluncuran posko mudik di wilayah tersebut.
Menurut Agung, posko di Puring merupakan yang pertama diluncurkan dari sekitar 18 titik posko Ansor Banser yang direncanakan berdiri di berbagai wilayah Kabupaten Kebumen selama masa mudik Lebaran tahun ini.
“Kami sangat mengapresiasi karena PAC GP Ansor Puring menjadi pelopor launching pertama dari sekitar 18 titik Posko Ansor Banser di seluruh Kabupaten Kebumen,” ujar Agung.
Ia juga berpesan kepada seluruh petugas yang berjaga di posko agar selalu menjaga kesehatan selama menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
“Pesan kami kepada seluruh petugas yang berjaga di Posko Mudik ini, tentunya harus sehat terlebih dahulu. Dengan kondisi sehat, sahabat Ansor dan Banser bisa melayani para pemudik maupun masyarakat dengan maksimal,” katanya.
Agung menegaskan bahwa keberadaan posko mudik ini merupakan bagian dari komitmen Ansor Banser untuk menjadi pelayan umat.
“Monggo kita semua sahabat Ansor Banser menjadi khadimul ummah atau pelayan umat, sehingga kehadiran kita benar-benar bisa memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Selain melibatkan jajaran internal GP Ansor dan Banser, kegiatan ini juga bersinergi dengan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Puring, badan otonom NU seperti Muslimat, Fatayat, IPNU, dan IPPNU, serta sejumlah mitra lintas sektor.
Dengan dukungan berbagai pihak tersebut, posko mudik ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik maupun wisata selama libur Lebaran. (P24/wid)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







