Wisata

Tasyakuran HPN 2026, DLHP Purworejo Paparkan Rencana Pengembangan Kebun Raya Heroes Park

90
×

Tasyakuran HPN 2026, DLHP Purworejo Paparkan Rencana Pengembangan Kebun Raya Heroes Park

Sebarkan artikel ini
Penanaman pohon cabe jawa
Penanaman pohon cabe jawa

PURWOREJO, purworejo24.com – Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan (DLHP) Kabupaten Purworejo, Wiyoto Harjono, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat Hari Pers Nasional (HPN) ke-80 kepada insan pers.

Ia berharap pers tetap menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam membangun kolaborasi yang positif dan berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan Wiyoto dalam acara Tasyakuran Hari Pers Nasional, HUT ke-80 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), serta Hari Jadi ke-195 Kabupaten Purworejo dengan tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat” yang digelar di Heroes Park Purworejo, pada Senin (9/2/2026).

Atas nama pribadi dan kedinasan, saya mengucapkan selamat Hari Pers Nasional ke-80. Semoga pers tetap menjadi mitra kita semua dan kolaborasi yang telah terjalin bisa berjalan dengan baik,” ujar Wiyoto.

Ia juga menyampaikan terima kasih atas dipilihnya Heroes Park sebagai lokasi kegiatan. Kawasan tersebut merupakan salah satu aset yang dikelola DLHP Kabupaten Purworejo dengan luas kurang lebih 10,46 hektare, berlokasi di Kelurahan Kedungsari, Kecamatan Purworejo.

Foto bersama
Foto bersama

Wiyoto menjelaskan, pada tahun 2024 pihaknya telah menyiapkan masterplan pengembangan Kebun Raya Heroes Park.

Penyusunan konsep pengembangan kawasan ini dilakukan dengan pendampingan dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Visi kebun raya ini adalah menjadi kebun raya berkelas dunia dengan tema hipno botani, yang berbasis pada keunikan etnis dan kekayaan hayati Purworejo, khususnya dari wilayah Perbukitan Menoreh dan Bumi Bagelen,” jelasnya.

Ia menambahkan, tanaman nyamplung dipilih sebagai ikon Kebun Raya Heroes Park. Hal ini didasarkan pada nilai historis dan konservasi, karena nyamplung pernah diinisiasi sebagai tanaman konservasi oleh Bupati Kutoarjo kala itu, Den Mas Turkiyo Purbo Atmojo.

Di wilayah selatan Purworejo terdapat hutan nyamplung yang membentang sepanjang pantai dari perbatasan DIY hingga Kebumen, dengan lebar sekitar 50 meter. Fakta sejarah inilah yang menjadi dasar pemilihan nyamplung sebagai ikon kebun raya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Wiyoto memaparkan pembagian zona dalam pengembangan kawasan Heroes Park.

Selain zona yang sudah berjalan seperti zona taman dan camping ground, ke depan akan dikembangkan berbagai zona tematik, antara lain zona tanaman obat, tanaman pangan, tanaman toponim (nama-nama tempat yang berasal dari nama tanaman), zona anggrek, pisang-pisangan, bambu-bambuan, hingga zona hutan.

Pembagian zona ini tidak hanya untuk keindahan, tetapi juga sebagai sarana edukasi bagi masyarakat,” katanya.

Menurutnya, pengembangan Kebun Raya Heroes Park diarahkan agar memiliki fungsi edukasi, konservasi, pariwisata, dan jasa lingkungan. Ia berharap kebun raya ini menjadi ruang hidup yang terus berkembang dan mampu memperkenalkan tanaman-tanaman spesifik serta endemik Purworejo kepada generasi muda.

Untuk tahap awal, pada tahun 2025–2026 DLHP akan fokus pada pengumpulan dan kurasi koleksi tanaman, sementara pembangunan fisik direncanakan pada 2027–2028.

Saat ini, telah teridentifikasi sekitar 70 jenis tanaman eksisting, termasuk nyamplung. Pada zona tanaman obat, telah ditanam jahe, kencur, empon-empon, serta cabai jawa.

Tidak semua tanaman bisa menjadi koleksi kebun raya. Ada proses kurasi dan kajian ilmiah yang kami lakukan bersama tim taksonomi dan pendamping dari badan riset,” jelas Wiyoto.

Ia menegaskan, meskipun nama resmi kebun raya belum diluncurkan, secara kajian dan proses administrasi kawasan Heroes Park telah diusulkan ke BRIN dan Kementerian Lingkungan Hidup, sebagai bagian dari tahapan menuju kebun raya.

Penyerahan nasi tumpeng tandai HPN di Purworejo
Penyerahan nasi tumpeng tandai HPN di Purworejo

Acara tasyakuran ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Dinkominfostasandi) Kabupaten Purworejo, Ganis Pramudito, yang kemudian diserahkan kepada salah satu wartawan, Ahmad Lutfi Hakim dan penanaman pohon cabe jawa dilokasi zona tanaman obat Heroes Park.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Purworejo,  Bagas Adi Karyanto,  sejumlah wartawan di Kabupaten Purworejo serta mahasiswa UKM Jurnalistik Sinar Surya Universitas Muhammadiyah Purworejo. (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.