Kesehatan

Puluhan Warga Trirejo, Loano Diduga Keracunan Usai Santap Makanan Dari Katering

74
×

Puluhan Warga Trirejo, Loano Diduga Keracunan Usai Santap Makanan Dari Katering

Sebarkan artikel ini
Pemeriksaan sample makanan
Pemeriksaan sample makanan

PURWOREJO, purworejo24.com — Puluhan warga Desa Trirejo, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo, mengalami dugaan keracunan massal setelah menghadiri acara yang digelar salah satu warga setempat, Minggu (15/2/2026) malam.

Hingga Senin siang, total warga yang terdata mengalami gejala keracunan mencapai 68 orang. Kejadian ini menyebabkan puluhan orang mengalami mual dan muntah.

Sekretaris Desa Trirejo, Fabrian Mahendra, mengatakan pemerintah desa pertama kali menerima laporan dari warga sekitar pukul 14.00 WIB. Informasi yang masuk menyebutkan sejumlah warga mengalami keluhan serupa berupa mual dan muntah.

Awalnya kami mendapat informasi dari warga sekitar jam dua siang bahwa beberapa warga mengalami keracunan massal,” kata Fabrian saat ditemui dilokasi kejadian pada Senin (16/2/2026).

Berdasarkan penelusuran sementara, peristiwa itu diduga berkaitan dengan acara yang digelar pada Minggu bakda Maghrib. Dalam kegiatan tersebut, tuan rumah menyediakan hidangan bagi para undangan.

Undangan yang hadir tercatat sebanyak 64 orang. Namun, konsumsi yang dibagikan juga dinikmati anggota keluarga di rumah masing-masing, sehingga jumlah warga yang terdampak bertambah.

Yang diundang memang 64 orang, tetapi karena satu undangan biasanya dikonsumsi bersama satu keluarga, total yang terdata mengalami gejala mencapai 68 orang,” jelasnya.

Gejala yang dikeluhkan warga relatif sama, yakni muntah-muntah, diare, sakit perut, serta pusing. Waktu munculnya gejala bervariasi. Sebagian warga mulai merasakan keluhan sejak malam hari setelah acara, sementara lainnya baru mengalami gejala pada dini hari hingga pagi.

Rata-rata sebelum subuh sudah merasa mual atau diare. Ada yang mulai malam, ada yang pagi. Variatif, tetapi keluhannya hampir sama,” ujarnya.

Hidangan itu dipesan dari jasa katering di wilayah Kabupaten Purworejo yang sebelumnya juga pernah melayani pesanan warga Desa Trirejo.
Menurut keterangan warga, makanan yang diterima dalam kondisi masih hangat.

Namun, penyebab pasti kejadian tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari pihak terkait.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Pemerintah Desa Trirejo segera berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk tenaga kesehatan dari Puskesmas Loano dan tim medis dari RSUD setempat. Aparat Polsek dan Koramil juga turut membantu proses penanganan dan pendataan warga yang terdampak.

Pemerintah desa membuka posko pelayanan kesehatan di rumah perangkat desa untuk memudahkan pemantauan kondisi warga. Pendataan dilakukan secara bertahap guna memastikan seluruh warga yang mengalami keluhan dapat terpantau.

Kami langsung membuka posko dan melakukan tracking. Kalau ada warga yang mengalami gejala, langsung kami arahkan untuk mendapatkan penanganan medis,” kata Fabrian.

Hingga berita ini diturunkan, pendataan masih terus dilakukan sembari menunggu hasil pemeriksaan dari instansi kesehatan terkait untuk memastikan penyebab pasti dugaan keracunan massal tersebut. (P24-byu)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.