Seni Budaya

Grebeg Budaya Purworejo 2026 Meriahkan Hari Jadi ke-195, Tampilkan Kekayaan Seni 16 Kecamatan

117
×

Grebeg Budaya Purworejo 2026 Meriahkan Hari Jadi ke-195, Tampilkan Kekayaan Seni 16 Kecamatan

Sebarkan artikel ini
Penampilan seni dari Kecamatan Purwodadi dalam acara Grebeg Budaya Purworejo
Penampilan seni dari Kecamatan Purwodadi dalam acara Grebeg Budaya Purworejo

PURWOREJO, purworejo24.com – Grebeg Budaya Purworejo 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Purworejo ke-195 berlangsung meriah di depan Pendopo Kabupaten Purworejo, pada Sabtu (7/2/2026) sore.

Kegiatan budaya tahunan ini menampilkan 16 grup duta seni tradisional dari seluruh kecamatan di Kabupaten Purworejo.

Beragam pertunjukan seni tradisional ditampilkan secara bergiliran, mencerminkan kekayaan budaya lokal sekaligus kreativitas para pelaku seni daerah. Antusiasme masyarakat tampak tinggi, dengan ribuan warga memadati kawasan pendopo hingga sepanjang rute kirab untuk menyaksikan rangkaian penampilan dari awal hingga akhir acara.

Salah satu penampilan yang mencuri perhatian datang dari Kecamatan Purwodadi yang tampil pada urutan ke-12.

Melalui kelompok seni Krido Mudo, Kecamatan Purwodadi mempersembahkan tari kreasi berjudul Prabaswara Wiratama. Tarian ini menggambarkan semangat generasi muda dalam mengemas nilai-nilai tradisi menjadi sajian seni yang dinamis, atraktif, dan sarat makna.

Ketua Kelompok Krido Mudo, Danang Santosa, menjelaskan bahwa Prabaswara Wiratama merepresentasikan semangat dan keberanian anak-anak Desa Jogoboyo, Kecamatan Purwodadi, dalam memaknai perjalanan hidup.

Penari menunggang kuda sebagai simbol keteguhan, kekuatan, dan kegagahan. Gerakan tegas dipadukan dengan kelembutan tangan serta tubuh yang gemulai, melambangkan keseimbangan antara kekuatan dan kehalusan, antara tekad dan keanggunan,” ujarnya usai penampilan.

Menurut Danang, tarian tersebut menghadirkan harmoni antara kekuatan, keindahan, dan nilai budaya. Melalui karya ini, Krido Mudo ingin menyampaikan pesan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga warisan budaya sekaligus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Alhamdulillah, penampilan kami mendapat sambutan positif dari masyarakat. Semoga Krido Mudo terus berkarya dan menjadi ruang kreativitas generasi muda dalam melestarikan seni budaya daerah,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo, Yudhie Agung Prihatno, menyampaikan bahwa Grebeg Budaya merupakan bagian penting dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Purworejo ke-195.

Konsep kegiatan ini adalah menampilkan duta-duta seni dari 16 kecamatan dengan ciri khas masing-masing. Setiap grup tampil sekitar 5–7 menit di depan panggung kehormatan dan dewan juri, kemudian dilanjutkan kirab mengelilingi alun-alun,” jelasnya.

Rute kirab dimulai dari Pendopo Kabupaten Purworejo, melewati SD Maria, Kantor Bupati, SMK Negeri 3 Purworejo, AD Mutiara Ibu, Dekranasda, dan berakhir di Garnisun Purworejo.

Berbagai kesenian lokal ditampilkan, seperti tari Cing Poling, Jaran Kepang, Dolalak, serta sejumlah tari kreasi lainnya yang dikemas secara inovatif dan tidak monoton.

Grebeg Budaya Purworejo 2026 juga dilombakan dan dinilai oleh dewan juri profesional, terdiri dari dua juri asal Yogyakarta dan satu juri dari Purworejo.

Panitia menyediakan hadiah bagi lima penampil terbaik, dengan total hadiah jutaan rupiah.

Melalui kegiatan ini, kami ingin mengenalkan Purworejo lebih luas, sekaligus menumbuhkan semangat masyarakat, khususnya para pelaku seni, untuk terus nguri-uri seni dan budaya lokal,” harap Yudhie.

Grebeg Budaya Purworejo 2026 diharapkan tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga sarana edukasi budaya serta upaya nyata dalam menjaga dan melestarikan seni tradisional di Kabupaten Purworejo. (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.