PURWOREJO, purworejo24.com – Pemerintah Kabupaten Purworejo menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan dan penerapan manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai dasar pengembangan sumber daya manusia aparatur yang berkelanjutan.
Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Komitmen Bersama Pembangunan dan Penerapan Manajemen Talenta oleh Bupati Purworejo Yuli Hastuti, bersama Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI Zudan Arif Fakhrullah, serta bupati dan wali kota se-Jawa Tengah. Kegiatan ini berlangsung di Gradhika Bhakti Praja, Semarang, pada Kamis (8/1/2026).
Bupati Purworejo didampingi Asisten Administrasi dan Umum Budi Wibowo, serta Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Purworejo Agung Wibowo.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dalam sambutannya menyampaikan bahwa penerapan manajemen talenta menjadi dasar penting dalam pengangkatan, pemberhentian, maupun pemindahan ASN yang berlandaskan kompetensi.
Dengan demikian, ASN diharapkan mampu bekerja lebih profesional, efektif, dan efisien.
“Manajemen talenta ini penting agar ASN memiliki daya dobrak dan mampu mewujudkan visi-misi pembangunan Presiden Prabowo, serta visi-misi pembangunan provinsi dan kabupaten/kota,” ujar Ahmad Luthfi.
Ia juga menegaskan pentingnya dukungan seluruh pemerintah kabupaten dan kota di Jawa Tengah agar manajemen talenta dapat berjalan optimal, sehingga setiap rotasi atau pengangkatan jabatan ASN benar-benar mempertimbangkan kemampuan, profesionalitas, dan integritas pegawai.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Purworejo melalui BKPSDM menyatakan dukungan penuh terhadap penerapan manajemen talenta.
Sebagai wujud komitmen tersebut, pada Desember 2025 BKPSDM bekerja sama dengan BKN telah melaksanakan kegiatan Profiling ASN yang diikuti 450 peserta dari unsur pejabat struktural, fungsional, dan pelaksana.
Kegiatan profiling ini bertujuan untuk mengukur kemampuan dasar, potensi individu, literasi digital, serta kesiapan ASN dalam pengembangan karier ke depan.
Upaya ini diharapkan mampu memetakan kompetensi ASN secara lebih akurat guna mendukung penempatan pegawai yang tepat sesuai kebutuhan organisasi dan peningkatan kinerja birokrasi daerah. (P24/wid)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







