PURWOREJO, purworejo24.com – Gelombang kepedulian atas bencana banjir besar yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada akhir November 2025 turut datang dari Kabupaten Purworejo.
SMP Negeri 33 Purworejo menjadi salah satu sekolah yang menggelar aksi penggalangan dana yang melibatkan ratusan siswa, guru, dan karyawan sekolah pada Jumat (5/12/2025).
Bencana banjir dan longsor di tiga provinsi itu menimbulkan dampak besar. Data BNPB mencatat ratusan korban meninggal, ratusan masih hilang, dan ribuan warga terpaksa mengungsi.
Sebagai bentuk empati, siswa SMPN 33 Purworejo mengumpulkan donasi secara sukarela di gedung indoor sekolah dengan mekanisme sederhana namun tertib.
Donasi yang terkumpul kemudian digabungkan dengan sumbangan pendidik serta staf.
Kepala SMPN 33 Purworejo, Muslikhah, S.Pd., menyebut kegiatan tersebut disambut antusias para siswa.
“Mereka dengan senang hati memberi bantuan terbaik untuk meringankan beban saudara-saudara kita di Aceh dan Sumatra. Kegiatan ini dilaksanakan setelah ujian sekolah,” ungkapnya.
Perwakilan Kesiswaan, Alyafara E. Setiana dari kelas 8D, menambahkan bahwa kegiatan ini turut menanamkan nilai empati dan kepedulian sosial.
“Sekecil apa pun bantuan sangat berarti bagi para korban. Ini juga bagian dari pendidikan karakter,” ujarnya.
Donasi nantinya akan disalurkan melalui lembaga resmi demi memastikan bantuan tepat sasaran.
Di sisi lain, Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Purworejo, Wasit Diono, S.Sos, juga menyampaikan keprihatinan atas musibah tersebut.
Ia menegaskan bahwa penanganan bencana merupakan tanggung jawab bersama.
“Kami memiliki kewajiban moral untuk peduli dan membantu,” tegasnya.
Sebagai tindak lanjut imbauan Kwarda Jawa Tengah, Kwarcab Purworejo menggerakkan 16 Kwartir Ranting untuk menggalang donasi yang akan dikirimkan secara terpusat oleh Kwarda.
Pengumpulan dimulai sejak 3 Desember dan ditargetkan rampung pada 8 Desember sebelum diberangkatkan ke daerah terdampak.
Selain itu, Wasit yang juga menjabat Kalak BPBD Purworejo menyebut bahwa pihaknya sebelumnya telah mengirim Tim TRC untuk membantu penanganan bencana di Majenang, Cilacap, dan Pandanarum Banjarnegara.
Ia berharap rangkaian bencana segera berakhir dan kondisi kembali aman. (P24/wid)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







