PURWOREJO, purworejo24.com – Baitul Maal BMT Binamas Purworejo menggelar kegiatan bakti sosial di Graha Baitul Maal, Cangkreplor, Kabupaten Purworejo, pada Minggu (21/12/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program sosial divisi Baitul Maal KSSP BMT Binamas Purworejo.
Dalam bakti sosial tersebut, terdapat tiga kegiatan utama, yakni khitan massal, santunan anak yatim dan dhuafa, serta layanan kesehatan gratis berbasis terapi alternatif.
Khitan massal diikuti oleh 26 anak, santunan diberikan kepada 25 anak yatim, sementara layanan kesehatan gratis melayani masyarakat melalui terapi Qur’ani dan tibbun nabawi, seperti pijat refleksi, totok saraf, ruqyah, dan gurah mata. Layanan kesehatan ini ditangani oleh tiga petugas.
Selain mendapatkan layanan khitan, para peserta juga menerima bingkisan serta uang saku dari panitia.

Direktur Utama BMT Binamas Purworejo, H. Karsiwi Tri Setyantoro, mengatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk menyalurkan dana sosial yang dihimpun melalui Baitul Maal agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Bakti sosial hari ini meliputi khitan massal, santunan yatim dan dhuafa, serta layanan kesehatan. Namun, layanan kesehatan kali ini bukan medis, melainkan alternatif seperti pijat, ruqyah, dan terapi lainnya. Harapannya, kegiatan ini bisa dimanfaatkan oleh anggota maupun masyarakat secara umum,” ujarnya.
Ia menjelaskan, antusiasme peserta cukup tinggi, bahkan ada peserta khitan yang berasal dari luar Kecamatan Purworejo. Hal tersebut, menurutnya, tidak lepas dari penyebaran informasi melalui media sosial.
“Kuota khitan sebenarnya maksimal 25 anak, tapi ada tambahan satu karena kami melihat mereka sangat membutuhkan. Jadi total ada 26 anak. Pembatasan kuota ini bukan karena biaya, melainkan keterbatasan tim medis dan tempat,” jelasnya.
Pemilihan waktu pelaksanaan bakti sosial juga mempertimbangkan masa libur sekolah.
Menurut Karsiwi, pelaksanaan khitan saat liburan sekolah dinilai lebih efektif.
“Kalau tidak masa liburan, biasanya agak sulit mencari peserta. Alhamdulillah, hanya dengan persiapan sekitar satu pekan, kuota sudah terpenuhi. Harapannya, setelah libur ini anak-anak sudah sehat dan bisa kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar,” tambahnya.
Ia menegaskan bahwa kegiatan bakti sosial ini akan menjadi agenda rutin, tidak hanya di Graha Baitul Maal Cangkreplor, tetapi juga di sejumlah kantor cabang BMT Binamas di wilayah Kabupaten Purworejo.
“Walaupun tugas utama cabang adalah bisnis, namun ketika ada kebutuhan masyarakat, kami tetap mengadakan kegiatan sosial. Dan terbukti, kuota di cabang-cabang juga selalu terpenuhi,” katanya.
Saat ini, BMT Binamas Purworejo memiliki 10 kantor layanan yang tersebar di sejumlah kecamatan, di antaranya Purworejo, Purwodadi, Kutoarjo, Pituruh, Kemiri, Bruno, Loano, Kaligesing, Cangkreplor, dan Banyuurip.
Ke depan, pihaknya membuka peluang penambahan kantor layanan baru pada tahun 2026, jika kondisi ekonomi memungkinkan.
“BMT memiliki dua fungsi, yakni fungsi bisnis (tanwil) dan fungsi sosial (maal). Dari sisi bisnis, kami mengelola simpanan dan pembiayaan untuk mendukung UMKM. Dari sisi sosial, kami menghimpun dan menyalurkan zakat, infak, sedekah, dan wakaf, termasuk untuk kegiatan seperti hari ini,” jelasnya.

Salah satu peserta khitan massal, Ferdi, siswa kelas 4 SD Negeri Bendosari, mengaku senang bisa mengikuti kegiatan tersebut.
“Senang, ini keinginan sendiri. Terima kasih BMT,” ujarnya singkat dengan wajah ceria. (P24/wid)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.









