Sosial

Perkuat Sinergi untuk Cegah Dini Konflik Sosial, Kesbangpol Purworejo Gelar Dialog Ideologi dan Wawasan Kebangsaan

74
×

Perkuat Sinergi untuk Cegah Dini Konflik Sosial, Kesbangpol Purworejo Gelar Dialog Ideologi dan Wawasan Kebangsaan

Sebarkan artikel ini
Kegiatan Dialog Ideologi dan Wawasan Kebangsaan dengan tema “Sinergi FKDM dan Masyarakat dalam Deteksi Dini Potensi Konflik Sosial”, di RM ABK Purworejo, pada Senin (10/11/2025).
Kegiatan Dialog Ideologi dan Wawasan Kebangsaan dengan tema “Sinergi FKDM dan Masyarakat dalam Deteksi Dini Potensi Konflik Sosial”, di RM ABK Purworejo, pada Senin (10/11/2025).

PURWOREJO, purworejo24.com – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Purworejo menggelar kegiatan Dialog Ideologi dan Wawasan Kebangsaan dengan tema “Sinergi FKDM dan Masyarakat dalam Deteksi Dini Potensi Konflik Sosial”, bertempat di RM ABK Purworejo, pada Senin (10/11/2025).

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Kesatuan Bangsa Bambang Wisnu Hartoko, A.P., yang hadir mewakili Plt Kepala Badan Kesbangpol Purworejo.

Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya membangun kesadaran bersama untuk menjaga stabilitas dan ketenteraman masyarakat di era digital yang serba cepat.

Deteksi dini terhadap potensi konflik sosial sangat penting agar setiap permasalahan di masyarakat bisa diantisipasi sejak awal melalui koordinasi yang baik antara pemerintah, aparat, dan masyarakat,” ujar Bambang.

Sementara itu, Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Purworejo, H. M. Adi Prawira, menegaskan pentingnya dukungan seluruh lapisan masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam mencegah potensi konflik sosial.

Menurutnya, kewaspadaan dan sinergi antar elemen masyarakat merupakan kunci utama dalam menjaga kedamaian daerah.

FKDM tidak bisa berjalan sendiri. Diperlukan kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan generasi muda agar upaya pencegahan konflik dapat berjalan efektif,” tegasnya.

Dalam kegiatan tersebut, hadir sejumlah narasumber dari berbagai instansi, di antaranya Yudhie Agung Prihatno selaku Plt Kepala Dinas Kominfo Statistik dan Persandian, yang memaparkan materi tentang Optimalisasi Infrastruktur dan Literasi Digital., Kapten Inf. Eko Setiawan, selaku Pasi Intel Kodim 0708 Purworejo, dengan materi Sinergi Aparat Kewilayahan untuk Deteksi Dini dan Penanganan Dini Konflik Sosial dan Eko Nurrahmad, selaku Pengurus FKDM Kabupaten Purworejo, yang membawakan materi Peran FKDM dalam Kolaborasi Masyarakat dan Pemerintah Menggunakan Teknologi Informasi untuk Deteksi Dini.

Dialog yang dimoderatori oleh Arbaah Mintaraga dari FKDM Kabupaten itu diikuti oleh peserta dari berbagai unsur, antara lain perwakilan FKDM Kecamatan, PKUB Kecamatan, Karang Taruna Kecamatan, serta guru pembina dan pengurus OSIS dari SMAN 1, SMAN 6, SMAN 7, dan SMKN 1 Purworejo.

Dalam diskusi, para narasumber menyoroti pentingnya literasi digital di era Society 5.0. Masyarakat diimbau untuk selalu “saring sebelum sharing” dalam bermedia sosial.

Disebutkan pula bahwa Kementerian Dalam Negeri tengah memfinalisasi Sistem Informasi Penanganan Konflik Sosial (SIPKS), yang akan menjadi instrumen penting dalam deteksi dini dan pencegahan konflik di tingkat daerah.

Untuk membangun masyarakat digital yang tangguh, kita membutuhkan infrastruktur yang kuat, literasi tinggi, serta sistem deteksi dini yang efektif. Semua pihak harus berperan aktif, termasuk generasi muda,” ujar salah satu narasumber.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang hangat.

Dialog kemudian ditutup secara resmi oleh Ketua FKDM Kabupaten Purworejo, dengan harapan hasil kegiatan ini dapat memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan dalam menciptakan masyarakat yang damai, waspada, dan berdaya saing di era digital. (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.