Sosial

Doa Anak Yatim untuk Purworejo Kondusif di Tengah Maraknya Aksi Demo

164
×

Doa Anak Yatim untuk Purworejo Kondusif di Tengah Maraknya Aksi Demo

Sebarkan artikel ini
Yan saar bersama anak yatim
Yan saar bersama anak yatim

PURWOREJO, purworejo24.com – Di tengah situasi nasional yang tengah diramaikan aksi demonstrasi di berbagai daerah, suasana berbeda justru tampak dalam aktivitas Yan Budi Nugroho, seorang honorer di Pemkab Purworejo.

Yan yang sehari-hari membina sejumlah anak yatim. Alih-alih ikut larut dalam hiruk-pikuk politik jalanan, ia memilih mendekat kepada anak-anak yatim, meminta doa agar Purworejo dan Indonesia tetap kondusif dan aman.

Doa anak yatim itu makbul. Saya percaya betul itu. Karena itu saya datang ke anak-anak binaan, minta mereka ikut mendoakan Purworejo dijauhkan dari aksi massa yang anarkis, serta Indonesia segera membaik,” ungkap Yan Budi Nugroho saat ditemui, Selasa (2/9/2025).

Kunjungan itu dilakukan secara dadakan. Yan mendatangi anak asuhnya yakni Brotoseno, Wahyu, Adib, dan Hanna, lalu berencana melanjutkan ke Zahrotul, Romesa, Muzaffar, hingga Zidan.

Bagi Yan, tiap pertemuan dengan mereka selalu menghadirkan energi baru.
Saat bercerita, Yan bahkan tak bisa menahan senyum ketika menyebut salah satu anak binaannya.

Dik Hanna itu nggemesin banget, rasanya pengen tak bawa pulang,” ujarnya sambil terkekeh.

Namun di balik canda itu, terselip harapan yang dalam. Ia ingin doa anak-anak yatim bukan hanya untuk dirinya dan orang-orang yang peduli kepada mereka, tapi juga untuk keamanan Indonesia dan Purworejo.

Saya hanya berharap Purworejo dijauhkan dari keributan, masyarakat tetap tenang, dan bangsa kita diberi jalan terbaik oleh Allah SWT,” tambahnya.

Di tengah banyaknya isu dan gejolak sosial, langkah Yan memberi sentuhan lain dalam upaya menjaga kedamaian. Ia tidak turun ke jalan, tidak berorasi, melainkan mengetuk langit lewat doa anak-anak yatim.

Semoga Allah SWT selalu melimpahkan rahmat, rezeki, berkah, dan ampunan-Nya kepada kita semua. Aamiin,” tutupnya penuh harap.

Diketahui Yan adalah sosok pegawai honorer yang jadi tumpuan puluhan anak yatim di Kabupaten Purworejo.

Setiap pagi, selepas salat Subuh, langkah kaki Yan Budi Nugroho tak langsung menuju tempat kerjanya di pusat kota Purworejo sebagai pegawai non-ASN bagian Protokol dan Komunikasi Pimpnan (Prokopim) Pemkab Purworejo.

Sebaliknya, ia memilih menyusuri jalan-jalan desa di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah mengetuk satu per satu pintu rumah anak-anak yatim dan dhuafa yang kini menjadi bagian dari hidupnya.

Ada 22 anak, dari berbagai desa, yang secara rutin ia kunjungi dan dampingi. Semua itu ia lakukan tanpa gaji tambahan, tanpa sorotan media, dan tanpa naungan lembaga resmi.
Tidak ada papan yayasan, tidak pula plang lembaga sosial. Namun seorang pria bernama Yan Budi Nugroho, 32 tahun, menyusun harapan untuk 22 anak yatim dan dhuafa dari pelosok di Desa Tridadi dan 5 desa lainnya di Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

Yan bukan pengusaha, bukan pula tokoh publik. Ia hanyalah seorang pegawai non-ASN atau tenaga honorer di Prokopim Pemkab Purworejo yang saat ini tengah berjuang ditegah gejolak kenaikan tunjangan DPR yang fantastis. (P24/Bayu)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.