Sosial

Purworejo Gencarkan Penanggulangan Kemiskinan Lewat Bantuan Sosial dan Kolaborasi Lintas Sektor

80
×

Purworejo Gencarkan Penanggulangan Kemiskinan Lewat Bantuan Sosial dan Kolaborasi Lintas Sektor

Sebarkan artikel ini
Saat penyerahan bantuan
Saat penyerahan bantuan

PURWOREJO, purworejo24.com – Pemerintah Kabupaten Purworejo kembali menunjukkan komitmennya dalam menanggulangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bertempat di Pendopo Agung Purworejo, pada Selasa (12/8/2025), Bupati Purworejo Yuli Hastuti, secara simbolis menyerahkan hibah bantuan sosial yang bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2025.

Tak hanya dari APBD, penyaluran bantuan juga didukung oleh berbagai pihak melalui Program Keberlanjutan Penuntasan Kemiskinan (PKPK) dari Bank Jateng serta pentasyarufan dana zakat, infaq, dan shodaqoh (ZIS) oleh BAZNAS Kabupaten Purworejo.

Bupati Yuli Hastuti menegaskan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari strategi besar daerah dalam mengatasi kemiskinan, memperkuat ekonomi kerakyatan, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Bantuan ini bukan sekadar angka. Ini adalah upaya nyata untuk memperbaiki taraf hidup masyarakat, membuka akses pendidikan dan kesehatan yang lebih baik, serta memenuhi kebutuhan dasar secara layak,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menciptakan dampak yang lebih luas.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, DPRD, lembaga sosial, dunia usaha, dan masyarakat adalah kunci untuk mewujudkan Purworejo yang sejahtera dan berdaya saing.

Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan melalui program bantuan ini tepat sasaran, dimanfaatkan secara bijak dan produktif,” tambahnya.

Dalam laporannya, Kepala Bidang Pemberdayaan Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsosdaldukkb Kabupaten Purworejo, Sarinah, merinci bahwa total anggaran hibah bantuan sosial dari APBD mencapai Rp4.010.128.000.

Dana tersebut disalurkan kepada 169 Kelompok Usaha Bersama (KUB) sebesar Rp3,38 miliar, 9 Lembaga Kesejahteraan Sosial/Anak Non Pemerintah sebesar Rp556,9 juta, 14 Penerima Manfaat Jaminan Hidup sebesar Rp43,2 juta, dan 2 KUB Disabilitas sebesar Rp30 juta.

Sementara itu, bantuan dari Bank Jateng melalui program PKPK mencapai Rp160.725.000, yang diarahkan untuk mendukung modal usaha. Sedangkan Baznas Purworejo menyalurkan Rp130 juta untuk program pencegahan stunting.

Program bantuan ini menjadi wujud kepedulian dan keseriusan Pemkab Purworejo dalam menciptakan pemerataan kesejahteraan.

Harapannya, dengan penguatan ekonomi dari akar rumput dan dukungan multisektor, angka kemiskinan di Purworejo dapat terus ditekan secara signifikan. (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.