Sosial

Muda Ganesha dan Sekolah Pascasarjana UGM Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional di Purwodadi

47
×

Muda Ganesha dan Sekolah Pascasarjana UGM Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional di Purwodadi

Sebarkan artikel ini
Foto bersama usai peresmian sumur bor
Foto bersama usai peresmian sumur bor

PURWODADI, purworejo24.com — Keluarga Besar Muda Ganesha (MG) bersama Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) menyatakan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan bakti sosial penyediaan air irigasi di Desa Purwodadi, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo.

Peresmian fasilitas sumur bor dilakukan langsung oleh Camat Purwodadi, Sumarjana, S.Sos., yang hadir mewakili Bupati Purworejo.

Acara ini juga dihadiri oleh Ketua Reuni Akbar Muda Ganesha 2025 Paminto Bambang Pamungkas, Dekan Sekolah Pascasarjana UGM Prof. Dr. Eko Haryono, M.Si., unsur Muspika, pemerintah desa Purwodai, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.

Menurut Paminto, kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Reuni Akbar Muda Ganesha 2025 yang mengusung tema MG Peduli.

Program ini telah berlangsung sejak pertengahan 2024 dengan berbagai bentuk kegiatan sosial.

Kegiatan MG Peduli dimulai dari pengendalian populasi kucing liar, lalu berlanjut pada awal 2025 dengan penghijauan di Desa Semagung, Kecamatan Bagelen. Kami juga menggelar santunan anak yatim, sunatan massal, donor darah, seminar nasional pendidikan, hingga dukungan untuk UMKM,” jelas Paminto.

Fokus utama kegiatan kali ini adalah pembangunan sumur bor sebagai solusi penyediaan air bersih dan irigasi pertanian, khususnya untuk mengatasi kesulitan air saat musim kemarau.

Teknologi pencarian titik air yang dikembangkan oleh tim pengabdian masyarakat dari Sekolah Pascasarjana UGM sangat membantu dalam menentukan lokasi optimal pengeboran.

Kami mendukung dengan dana, tenaga, dan apa pun yang bisa kami bantu. Ini adalah wujud kepedulian kami terhadap masyarakat, sejalan dengan misi pengabdian dari UGM,” tambah Paminto.

Hingga saat ini, program MG Peduli telah menghasilkan sekitar 15 titik sumur bor di beberapa wilayah Kabupaten Purworejo, antara lain di Desa Karangrejo, Kecamatan Loano ada 1 titik untuk air minum dan 4 titik untuk irigasi pertanian, di Desa Girimulyo, Kecamatan Kemiri ada 3 titik sumur, di Desa Mendiro, Kecamatan Ngombol ada 1 titik sumur, di Desa Purwodadi ada 3 titik untuk lahan pertanian dan 1 titik untuk lahan kering di dekat TPS, di Dusun Kalibilung, Bagelen ada 2 titik untuk air bersih dan Desa Sumberrejo, Kecamatan Purwodadi ada 2 titik sumur sedang dalam proses pembukaan.

Program ini telah memberikan dampak nyata bagi warga, terutama di wilayah yang selama ini mengalami kekeringan panjang.

Selain mendukung kebutuhan air bersih, kehadiran sumur bor juga memungkinkan peningkatan produktivitas pertanian dari satu kali panen menjadi dua kali setahun.

Parminto menegaskan, Muda Ganesha akan terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam upaya memajukan Purworejo melalui aksi nyata dan berkelanjutan.

Kami akan terus berupaya hadir dan membantu sesuai kapasitas kami, sejalan dengan arahan Ibu Bupati agar selalu bersinergi dengan program-program pembangunan daerah,” pungkasnya. (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.