Seni Budaya

PERTUNJUKAN “Sampahmu, Dosaku?” Sukses Menggugah dan Menghibur Penonton

27
×

PERTUNJUKAN “Sampahmu, Dosaku?” Sukses Menggugah dan Menghibur Penonton

Sebarkan artikel ini
Suasana acara
Suasana acara

PURWOREJO, purworejo24.com – Pementasan seni bertajuk “Sampahmu, Dosaku?” yang digelar di Aula SMK Negeri 3 Purworejo berhasil memukau para penonton dengan sajian kreatif dan penuh makna, (4/7/2024). Acara ini merupakan bagian dari gerakan ORANYAMPAH, yang bertujuan membangkitkan kesadaran publik terhadap isu lingkungan, khususnya persoalan sampah.

Diselenggarakan oleh Forum Komunikasi Media Tradisional Kabupaten Purworejo bekerja sama dengan Jurnal Lelana Indonesia, acara ini menjadi ruang ekspresi, edukasi, sekaligus hiburan yang melibatkan beragam elemen masyarakat — dari pelajar hingga penyandang disabilitas.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Purworejo, Bapak Yudhie Agung menyampaikan dukungannya terhadap inisiatif-inisiatif seni yang menyentuh isu-isu sosial. Ia menyebut bahwa kegiatan seperti ini adalah wujud nyata komunikasi publik yang menyentuh hati.

Achmad Fajar Chalik, Koordinator Forum Komunikasi Kesenian Tradisional Purworejo, turut memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat. Ia menegaskan bahwa kesenian adalah salah satu medium paling kuat dalam menyampaikan pesan perubahan.

Sementara itu, Mahestya Andi, founder Jurnal Lelana Indonesia, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pertunjukan, melainkan upaya merawat kesadaran dan merawat bumi. “Ini bukan tentang menyalahkan siapa. Tapi mengajak semua pihak menyadari: sampahmu adalah dosaku, dosaku juga dosamu. Ini tanggung jawab bersama,” ungkapnya.

Penampilan Spesial:
1. Dongeng Tradisional “Asal-Usul Segomogono” dibawakan oleh Fadila Putri Nur Aini, membuka acara dengan kisah rakyat yang sarat nilai-nilai kearifan lokal.
2. Diva Angklung dari Desa Soko, Bagelen – kelompok musik yang terdiri dari saudara-saudara disabilitas tampil mengesankan. Dibimbing oleh Bapak Dimas Nanang, mereka membawakan lagu-lagu daerah dan kontemporer dengan semangat yang menyentuh.
3. Puncak Acara adalah pertunjukan teater “Sampahmu, Dosaku” oleh Teater Tanjung SMA Negeri 7 Purworejo. Penampilan para pelajar ini berhasil menyentuh hati penonton dengan akting yang kuat dan narasi yang menggugah.

Penampilan teater ini diiringi musik live oleh Gigih n Friends, serta didukung secara artistik oleh Tera Seniku dan tim produksi yang solid. MC acara dipandu oleh MastrI Imam Musaddiq, dan turut menampilkan kolaborasi musik oleh Difa Angklung.

Setelah pertunjukan, acara dilanjutkan dengan sesi Diskusi Sederhana Tentang Sampah di Purworejo, yang terbuka untuk umum. Diskusi ini menjadi ruang berbagi pandangan dan gagasan dari berbagai kalangan, memperkuat pesan bahwa perubahan berawal dari kesadaran kolektif.

Dengan semangat gotong royong dan partisipasi warga, acara “Sampahmu, Dosaku?” tidak hanya menjadi pertunjukan seni, tetapi juga gerakan sosial yang menyentuh. Ini adalah ajakan untuk tidak hanya menonton, tetapi turut memaknai.


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.