Seni Budaya

DINDIKBUD Purworejo Gelar FGD Kajian Objek Pemajuan Kebudayaan Wayang Gagrak Bagelenan dan Clorot

34
×

DINDIKBUD Purworejo Gelar FGD Kajian Objek Pemajuan Kebudayaan Wayang Gagrak Bagelenan dan Clorot

Sebarkan artikel ini
Saat kegiatan FGD
Saat kegiatan FGD

PURWOREJO, purworejo24.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Purworejo menggelar Focus Group Discussion (FGD) guna membahas hasil kajian Objek Pemajuan Kebudayaan (OPK) Wayang Gagrak Bagelenan dan Clorot.

Acara ini dilangsungkan di Gedung Kesenian WR. Soepratman, Purworejo, beberapa waktu lalu dengan melibatkan berbagai pihak yang berkecimpung dalam pelestarian budaya lokal.

Dalam kegiatan tersebut, DINDIKBUD menghadirkan sejumlah narasumber berkompeten, di antaranya Tim Pengkaji OPK Hadmadi Agung Suryono, SS., dan Lengkong Sanggar Ginaris, SS., MA., serta tokoh budaya lokal seperti Bapak Wagino dari PEPADI Purworejo, Saputra Giri Wicaksono selaku informan OPK Clorot, dan Bapak Surono, seniman Wayang Kaligesingan.

FGD ini turut dihadiri oleh perwakilan PEPADI Kabupaten Purworejo, Dewan Kesenian Purworejo (DKP), para seniman wayang, informan budaya Clorot, serta mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro.

Kabid Kebudayaan DINDIKBUD Kabupaten Purworejo, Dyah Woro Setyaningsih, S.Sos., M.M. menyampaikan bahwa kajian OPK merupakan langkah penting dalam upaya perlindungan, pengembangan, pemanfaatan, dan pembinaan terhadap warisan budaya lokal.

Kajian ini bertujuan untuk melestarikan nilai-nilai luhur budaya yang dimiliki Kabupaten Purworejo agar tetap hidup dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Woro, pada Kamis (17/7/2025).

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kajian OPK ini menjadi dasar untuk mengusulkan Wayang Gagrak Bagelenan dan Clorot sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb).

Hal ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman masyarakat terhadap kekayaan budaya lokal serta mendorong pelestarian dan pemanfaatannya secara optimal dan berkelanjutan.

Dengan adanya kegiatan FGD ini, diharapkan muncul sinergi antara pemerintah, pelaku budaya, dan akademisi dalam menjaga serta mengangkat kebudayaan lokal ke kancah yang lebih luas. (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.