PITURUH, purworejo24.com – Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Perwitasari Kabupaten Purworejo menggelar tasyakuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50, sekaligus meresmikan Kantor Cabang PDAM Pituruh yang beralamat di Jalan Mentosaran RT 5, RW 5, Desa/Kecamatan Piituruh, pada Jumat (13/12/2024).
Tasyakuran dan peresmian kantor ditandai dengan pemotongan tumpeng yang dilakukan oleh Bupati Purworejo, Hj Yuli Hastuti, dan dilanjutkan penandatangan prasasti serta pemotongan pita.
Hadir menemani bupati dalam acara itu, Pj Sekda Purworejo, R Achmad Kurniawan Kadir dan beberapa pejabat Pemkab lainnya.
“Acara HUT ini digelar secara sederhana namun saya harapkan tetep hidmat sesuai dengan substansinya, karena ini memang sebelumnya kita membahas HUT PDAM Purworejo untuk 12 Desember 2024, usia HUT nya adalah tahun emas atau yang ke- 50,” kata Direktur Utama PDAM Tirta Perwitasari, Hermawan Wahyu Utomo, saat memberikan sambutan.
Dikisahkan, selama 50 tahun berjalan, banyak dinamika, banyak perubahan yang terjadi, dan secara substansi PDAM Tirta Perwitasari adalah perusahaan yang diamanahkan Pemda untuk pelayanan air bersih.
“Dulu awal PDAM ada di tahun 1925 dari pemerintah Hindia Belanda. Sekarang masih ada di DAM Tuksongo, itu pengolahan pertama, tapi dulu hanya diperuntukkan untuk pemerintah Hindia Belanda dan militer Belanda, jadi bukan untuk masyarakat umum atau masyarakat pribumi. Air bersih dulu merupakan untuk kalangan elit saja,” kisahnya.
Diitahun 1945, setelah kemerdekaan, kemudian diambil alih oleh pemerintah NKRI. Kemudian ditahun 1955 dibentuklah sebuah usaha, jadi saluran air minum.
“Kemudian ditahun 1974 sesuai Perda no 85 tahun 1974 berdirilah Perusahaan Daerah Air Minum. Lalu ditahun 2019 ada perubahan, jadi semua BUMD dengan latar belakang atau dasar PP no 6 tahun 2017, BUMD untuk PDAM harus dua jenis yaitu perusahaan umum (perum) atau persero, karena di Purworejo sahamnya hanya satu yaitu Pemda jadi merupakan ruh perusahaan umum,” lanjutnya.
Ditanggal 13 Desember 2021, PDAM Tirta Perwitasari mengalami perubahan logo, yang tadinya logo Tirtadarma menjadi logo bergambar Arjuna (tokoh pewayangan) yang saat itu diresmikan oleh Bupati Yuli Hastuti.
“Banyak perubahan- perubahan di PDAM yang alhamdulillah sekarang kearah pelayanan, awal kami masuk ditahun 2015 itu jumlah pelanggan hanya 17 ribu di 7 kecamatan, alhamdulillah diakhir tahun 2024 ini kita bisa sampai 40 ribu lebih pelanggan dengan neliputi 11 kecamatan. Ini komitmen kami, air bersih adalah hak rakyat, akses air bersih adalah kewajiban pemerintah, baik pusat maupun daerah untuk bisa melayani kebutuhan masyarakat, jadi kebutuhan dasar yang menjadi tanggungjawab pemerintah,” tambahnya.
Diungkapkan, dari tahun ke tahun kinerja PDAM juga mengalami kenaikan yang signifikan. Ditahun 2015 rangking PDAM Purworejo ditingkat 180 dari 400 PDAM. Di tahun 2023, PDAM Tirta Perwitasari berhasil meraih rangking 3 nasional untuk kinerja terbaik BUMD PDAM dibawah 50 ribu SR.
“Kemarin untuk piala, serah terima penghargaan dengan Bu Yuli Hastuti juga,” ungkapnya.
Menurutnya, keberhasilan itu, merupakan hasil kerja keras bersama dengan upaya melayani semaksimal mungkin kebutuhan masyarakat Purworejo.
“Dan kami yakin nanti suatu saat, mungkin setelah Bendung Bener selesai, semua kecamatan di Purworejo bisa terlayani PDAM. Ini harapan dan impian kami sehingga masyarakat Purworejo tidak ada yang bermasalah dengan air bersih, tidak ada yang namanya desa miskin ekstrim yang kekurangan air, jadi Purworejo untuk air bersih semua bisa terlayani,” ujarnya.
Disampaikan, untuk cabang baru di Kecamatan Pituruh, dibangun sebagai komitmen PDAM supaya bisa terus menerus memantau, bisa berkoordinasi dengan kecamatan sehingga masyarakat Pituruh semua bisa terlayani air bersih.
“Ini harapan kami sehingga kami membuat kantor baru dilokasi tanah milik Kecamatan Pituruh. Karena harapan kami nanti disetiap kecamatan ada PDAM, jadi kita saling kolaborasi, kepala desa bisa kerkumpul di kecamatan, masyarakat bisa menjadi pelanggan. Karena pelayanan air bersih merupakan hak masyarakat, nanti suatu saat, insyaallah kalau memang perekonomian negara kita bagus, insyaallah layanan air bersih mungkin bisa gratis semua. Ini harapan kami, karena air bersih adalah hak rakyat,” harapnya.
Selain mendirikan kantor baru di Pituruh, PDAM Tirta Perwitasari juga telah membuat kantor cabang baru di Sruwoh, untuk melayani dua kecamatan yaitu Butuh dan Grabag. Akhir bulan Nobember 2024 lalu kantor tersebut sudah mulai dibuka, sehingga disana sudah ada kantornya.
“Juga kami informasikan bahwa tahun ini Pemda Purworejo mendapatkan bantuan air bersih senilai 41 miliyar, pemasangan jaringan sampai SR dengan meliputi 5 kecamatan, yaitu Grabag, Butuh, Pituruh, Kemiri dan sebagian Kutoarjo. Akhir Desember 2024 ini insyaallah launching air bisa dinikmati. Kita mendapat bantuan sambungan gratis sebanyak 5596 sambungan rumah,” jelasnya.
Terkait HUT ke- 50, PDAM Tirta Perwitasari melakukan sejumlah kegiatan diantaranya, bakti sosial ke Panti Rehabilitasi Sosial (Rehabsos) Plandi, Kecamatan Purwodadi. Kemudian ke Panti Wiloso Wredo Kecamatan Kutoarjo dan ke Panti Rehabsos Tirta Jiwa Kalinongko, Kecamatan Loano.
“Lalu donor darah di Kantor Pusat PDAM pada hari Kamis kemarin, alhamdulillah, mendapat 36 kantong darah,” sebutnya.
Sementara itu Bupati Purworejo, Hj Yuli Hastuti menyampaikan selamat kepada keluarga besar Perumda Air Minum Tirta Perwitasari Purworejo, yang merayakan ulang tahun ke 50. Semoga dengan bertambahnya usia, Perumda Air Minum Tirta Perwitasari akan semakin maju dan berkembang dalam memberikan pelayanan air minum kepada masyarakat, sekaligus memberikan kontribusi bagi pendapatan asli daerah.
“Ucapan selamat juga saya sampaikan, atas diresmikannya Kantor Cabang Pituruh, yang menunjukkan semakin luasnya eksistensi Perumda Air Minum Tirta Perwitasari,” katanya.
Undang-Undang Dasar, lanjutnya, telah mengamanatkan bahwa bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat. Oleh karena itu sudah menjadi kewajiban bagi pemerintah daerah, untuk mendukung sepenuhnya setiap upaya untuk memaksimalkan pengadaan air bersih bagi masyarakat.
“Oleh karena itu, saya sampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Perumda Air Minum Tirta Perwitasari, yang selama ini sudah melayani masyarakat Kabupaten Purworejo dalam pelayanan penyediaan air bersih. Pengembangan layanan air minum di seluruh wilayah Kabupaten Purworejo, selalu menjadi prioritas karena tingginya kebutuhan masyarakat akan air bersih,” lanjutnya.
Menurutnya, Perumda Air Minum Tirta Perwitasari memiliki peranan ganda, di satu sisi sebagai institusi berorientasi sosial yang memberikan pelayanan publik sebaik mungkin. Namun di sisi lainnya, Perumda juga memiliki orientasi ekonomi untuk mendapatkan profit atau keuntungan, untuk bisa mendorong serta meningkatkan pendapatan daerah Kabupaten Purworejo.
“Untuk itu, peningkatan kuantitas maupun kualitas dari Perumda Air Minum Tirta Perwitasari adalah sebuah keharusan. Harapan saya, Perumda Air Minum Tirta Perwitasari semakin solid, maju, berkembang, serta mampu memberikan lebih banyak manfaat kepada masyarakat Kabupaten Purworejo,” tandasnya. (P24/wid)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.








