GRABAG, purworejo24.com – Ketua TP PKK Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Dra Erna Setyowati, meresmikan Rumah Dilan (Rumah Pendidikan dan Ketrampilan) di Desa Dudukulon, Kecamatan Grabag, Purworejo, pada Senin (14/10/2024).
Peresmian ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Ketua TP PKK Kabupaten Purworejo, Dra Erna Setyowati dan diserahkan kepada Ketua TP PKK Desa Dudukulon Puryaningsih.
Dalam peresmian itu juga diisi dengan penampilan Macapat yang dibawakan oleh Afifah Anggelina Tuzzahra (Juara 2 Festival Tunas Bahasa Ibu tingkat kabupaten) dan Kifta Frista Setya Azzahra, juga penampilan Jingle Gelari Pelangi yang dibawakan oleh TP PKK Desa Dudukulon.
Peresmian Rumah Dilan dilaksanakan oleh TP PKK Kabupaten Purworejo, dalam rangkaian evaluasi 10 program pokok PKK di Desa Dudukulon.
Selain Tim Penggerak PKK Kabupaten Purworejo, kegiatan itu juga dihadiri oleh unsur Muspika Grabag, Kepala Desa serta perangkat dan tokoh masyarakat Desa Dudukulon.
“Rumah Dilan yang berlokasi di RT 2 RW 1 Desa Dudukulon ini dibentuk pada tahun 2024 berdasarkan Surat Keputusan Kepala Desa Dudukulon nomor 160.19/50/2024 tanggal 20 Agustus 2024 tentang Inovasi Pemberdayaan dan Peran Serta Masyarakat Rumah Dilan (Rumah Pendidikan dan Ketrampilan) Desa Dudukulon,” ungkap pendidik Rumah Dilan, Ki Sunarpo Guno Prayitno, yang juga sebagai dalang sekaligus pemilik rumah yanh dijadikan Rumah Dilan di Desa Dudukulon, saat ditemui usai peresmian.
Rumah Dilan ini diketuai oleh Sugiarti dengan Sekretaris, Dwi Rahayu dan pendidik oleh Ki Sunarpo Guno Prayitno, Suharni dan Joko Setyono.
“Jenis kegiatan yang dilaksanakan adalah pelantihan karawitan, pedalangan, sinden, mocopat, geguritan dan tari,” jelasnya.
Rumah Pendidikan dan Ketrampilan didirikan untuk menyasar semua warga masyarakat Desa Dudukulon dan masyarakat luar Desa Dudukulon dengan pelaksanaan pelatihan seminggu dua kali kegiatan.
Rumah Dilan didirikan dengan tujuan untuk menumbuhkan kesadaran, memupuk, memelihara, menggerakkan dan mendorong keahlian dibidang seni budaya bagi masyarakat Desa Dudukulon, sebagai usaha dalam rangka melestarikan seni budaya.
“Selain itu berkembangnya kegiatan dibidang seni budaya guna peningkatan kualitas diri dan pendapatan keluarga dalam upaya mewujudkan kesejahteraan keluarga,” ujarnya.
Ditemani Camat Grabag Eko Setyo Husodo, S. STP, MM , Kepala Desa Dudukulon, Kasdi, mengaku bersyukur dan mengapresiasi atas diresmikanya Rumah Dilan di Desa Dudukulon.
“Kami selaku pemerintah desa timbul inisiatif dengan adanya desa binaan PKK, kami ingin menggali potensi yang ada. Sementara ikon di Desa Dudukulon ini adalah kesenian dan budaya, maka dari itu lewat PKK, muda dan lansia mau ikut latihan karawitan, nanun terkait anggaran kami belum menganggarkan karena perjalanan waktu sudah melewati masa penganggaran APBDes Murni maupun APBDes perubahan, insyaallah kegiatan ini akan tetap saya lanjutkan dan tahun depan mungkin bisa dianggarkan, dan kami suport. Semoga dengan adanya desa binaan PKK ini bisa lebih terinspirasi dalam nguri- uri budaya dan kearifan lokal,” kata Kasdi.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Dra Erna Setyowati, menyebutkan, terdapat enam desa/kelurahan di Kabupaten Purworejo yang dikunjungi untuk dilakukan evaluasi 10 Program Pokok PKK. Enam desa/kelurahan itu yakni Kelurahan/Kecamatan Kutoarjo, Desa Dudukulon Kecamatan Grabag, Desa Sukomanah Kecamatan Purwodadi, Deda Karangtalun Kecamatan Ngombol, dan Desa Kalikotes Kecamatan Pituruh.
Ada 5 rumah warga, Posyandu, Posbindu, ruang pojok baca, taman edukasi, simulasi paredi Pokja 1 yang dikunjungi dan dievaluasi di Desa Dudukulon.
“Tujuannya adalah melihat dari dekat implementasi 10 Program Pokok PKK di masing – masing desa yang kita kunjungi,” kata Erna.
Erna juga menyampaikan selamat kepada Desa Dudukulon yang masuk dalam enam besar evaluasi 10 program pokok PKK dan peresmian Rumah Dilan.
“Mudah- mudahan ini bisa menginspirasi masyarakat Purworejo dan bisa mengapresiasi sehingga Purworejo bisa semakin mulyo, budayanya juga terangkat, atitude masyarakat dan pelajarnya juga meningkat,” harapnya.
Dari enam desa yang di evaluasi, nantinya akan diambil satu desa terbaik untuk mewakili Kabupaten Purworejo, maju ketingkat provinsi Jawa Tengah dalam program evaluasi yang sama yaitu evaluasi 10 program pokok PKK. (P24/wid)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.









