Pendidikan

Syah, Pengurus Pembimbing Cabang dan Pengurus Kwarcab Purworejo Resmi Dilantik

149
×

Syah, Pengurus Pembimbing Cabang dan Pengurus Kwarcab Purworejo Resmi Dilantik

Sebarkan artikel ini
Prosesi pelantikan penguris Kwarcab Purworejo
Prosesi pelantikan penguris Kwarcab Purworejo

PURWOREJO, purworejo24.com – Pengurus Kwarcab Purworejo periode 2023-2028 yang diketuai Wasit Diono, S.Sos, dan LPK yang diketuai Dede Awan Apriyanto, S.Pd., M.Pd., resmi dilantik. Pelantikan dilakukan oleh Kamabicab, yang juga Bupati Purworejo Hj Yuli Hastuti, SH.

Dalam pelantikan yang berlangsung di pendopo Kabupaten Purworejo, pada Kamis (12/9/2024) itu, hadir Ketua Kwarda Jateng Prof. Dr. Ir. S Budi P., M.Sc., jajaran Forkopimda serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Sebelum melakukan pelantikan, Ketua Kamabicab beserta jajaran pengurus lainnya juga menjalani pelantikan yang dilakukan oleh Ketua Kwarda Jateng.

Acara pelantikan menjadi semarak dengan adanya penampilan seni tari Dolalak yang menjadi tari khas Kabupaten Purworejo dan Tari Jolenan, sebuah kreasi tari yang menjadi juara dalam acara Jambore Pramuka di Semarang belum lama ini.

Ketua panitia kegiatan yang juga sebagai Wakil Ketua Pembinaan Anggota Dewasa pada Kwarcab Purworejo, Dra. Hj. Titik Mintarsih, MPd mengatakan, musyawarah pembentukan pengurus baru Kwarcab Purworejo telah dilaksanakan pada bulan September tahun 2023 lalu, dan SK penetapan penguruspun sudah dibuatkan.

Tapi pelantikan ini menunggu dari pemilihan Kwarnas dan Kwarda, karena Kamabicab itu yang melantik adalah Kwarda, sedangkan Ka Kwarda belum terlantik saat itu, sehingga kita sudah mendahului musyawarah dan memang berlakunya tahun 2023-2028. Sehingga pelantikanya menunggu pelantikan Kwarda oleh Kwarnas, sedang SK pemberlakuan kita sudah keluar sejak tahun 2023,” kata Titik Mintarsih saat ditemui usai kegiatan.

Dijelaskan bahwa tujuan dari pelantikan ini adalah sebagai relegitimasi untuk kepengurusan Kwarcab Purworejo, bahwa pengurus Kwarcab telah syah untuk dilantik dan merupakan komitmen dari Pemkab bahwa pramuka itu ada, serta sebagai sosialisasi untuk masyarakat bahwa pramuka itu dipandu atau didampingi oleh pengurus yang syah berdasarkan undang- undang dan AD ART, serta pengurus sendiri merupakan motivasi semangat untuk mengamalkan dasa darma, membangun masyarakat dan mengamalkan pancaslia serta janji kita kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Perlu diketahui di Kabupaten Purworejo kami berharap semua komitmen, semua melaksanakan karena pramuka ada adalah sebuah proses pendidikan untuk meningkatkan karakter, untuk meningkatkan kecakapan life skill, dan juga untuk peduli terhadap bangsa dan negara. Maka dari itu harapan kami di sekolah- sekolah walaupun sekarang kegiatan pramuka oleh Mentri Pendidikan sekarang bukan lagi sebagai extrakurikuler wajib, tapi kami berharap kepala sekolah memiliki kebijakan bahwa pramuka itu cenderung diwajibkan,” harap Titik.

Disampaikan, Kwarcab menyerukan bahwa pramuka itu adalah proses pendidikan yang sangat penting untuk masa depan anak, dan dengan pramuka akan membangun karakter anak menuju kesuksesan anak.

Maka alangkah baiknya jika pramuka itu sebagai fondamental dasar untuk mereka untuk mencapai masa depan. Selalu kita berikan komitmen itu sehingga kita laksanakan lagi ada kursus mahir lanjutan syarat sebagai pembina dan kursus mahir dasar, ini sebagai landasan mereka dan kami berharap semua pembina itu diberi orientasi agar mengerti sistem pola among diterapkan kepada peserta didik sebagai pola pembinaan dan metode kepramukaan,” jelasnya.

Disebutkan, untuk program kerja, Kwarcab Purworejo memiliki bidang diantaranya wakil ketua Binawarna yaitu pembinaan orang dewasa adalah dimana membina, menggladi pembina untuk benar- benar bisa mengetahui kurikulum pelaksanaan, metode pelaksanaan kepramukaan yang benar dan selalu meningkatkan kwalitas pembina serta kwantitas pembina, lalu pembinaan generasi muda yaitu bagaimana memberikan kreatif, inovatif, latihan bagi anak -anak peserta didik, agar mereka betul- betul tercipta kreatifitas pada hidupnya sendiri sehingga bisa membangun karakter yang akhirnya timbul kecerdasan diantaranya kecerdasan spiritual, emosional, intelektual, sosial dan fisik itu ada.

Dan harapan kami ending dari kegiatan pramuka ini adalah para peserta didik dan pembinanya itu menjadi personal yang cerdas, personal yang sehat, personal yang produktif, personal yang peduli dan personal yang bahagia,” ujarnya.

Ketua Kwarda Jateng Prof. Dr. Ir. S Budi P., M.Sc mengatakan bahwa Purworejo merupakan salah satu Kwartir Cabang yang memiliki kegiatan kepramukaan yang baik dan berkwalitas.

Oleh karena itu dirinya berpesan Kwarcab Purworejo dapat mempertahankan khususnya berbagai kejuaraan yang telah diraih pada masa yang lalu, bahkan untuk bisa ditingkatkan.

Kemudian yang kedua pendidikan kepramukaan adalah salah satu proses pendidikan karakter sehingga mohon kiranya bisa direncanakan dengan baik, terkait dengan pembina, pelatih, dan kegiatan bagi peserta didik. Karena tanpa rasio pembina pelatih yang baik, tanpa kegiatan yang direncanakan, maka proses pendidikan karakter dan peningkatan lainya kepada peserta didik tidak akan bisa optimal,” pesanya.

Selain itu ia disampaikan karena Majelis Pembimbing Cabang juga telah dilantik, maka tugas majelis pembimbing adalah memberikan fasilitasi, dukungan materiil, moril dan finansial.

Kami sangat berharap Kwartir Cabang dapat didukung oleh majelis cabang sehingga kegiatan Kwartir Cabang bisa berjalan dengan baik dan lancar,” harapnya.

Sementara itu usai melakukan pelantikan, Kamabicab Hj Yuli Hastuti SH berharap, semoga kepengurusan yang baru akan mampu membawa kemajuan dan eksistensi Gerakan Pramuka Kabupaten Purworejo, di masa-masa mendatang.

Disampaikan, bahwa saat masyarakat tengah dihadapkan dengan berbagai tantangan zaman, sebagai dampak perkembangan teknologi dan komunikasi.

Maraknya judi online, aksi perundungan, narkoba, pornografi, dan berbagai budaya asing yang telah menggerus semangat gotong royong dan nasionalisme generasi muda.

Sebagai organisasi pendidikan non formal, Gerakan Pramuka diharapkan menjadi wadah yang berperan menangani pembentukan karakter, serta aktif dalam kegiatan pengabdian masyarakat.

Selain itu, Gerakan Pramuka diharapkan juga dapat melakukan adaptasi teknologi, memberikan pelatihan kepemimpinan kepada generasi muda secara berkelanjutan, mengembangkan program kewirausahaan, dan terus melakukan transformasi agar bisa beradaptasi dengan kebutuhan zaman,” ujar Yuli Hastuti. (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.